Analisis Peluang Penghematan Energi Listrik Melalui Audit Energi di Puskesmas Banyu Urip
Karisa Sasmitha Putri, Ir. Lukman Subek , M.T., IPM.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA ELEKTRO
Audit energi merupakan langkah penting untuk
mengetahui profil penggunaan energi serta menemukan peluang peningkatan
efisiensi tanpa mengurangi kenyamanan dan kualitas layanan. Sektor bangunan,
termasuk fasilitas pelayanan publik seperti puskesmas sehingga berpotensi besar
untuk dilakukan penghematan. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 1
Tahun 2019 tentang Penghematan Pemakaian Energi Listrik dan Air, setiap
instansi pemerintah diwajibkan menerapkan langkah-langkah efisiensi energi
secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Banyu Urip dengan
tujuan mengetahui distribusi penggunaan energi, nilai Intensitas Konsumsi
Energi (IKE), serta potensi penghematan energi listrik. Hasil analisis
menunjukkan nilai IKE sebesar 3,71 kWh/m2/bulan dengan konsumsi terbesar
berasal dari sistem pendingin udara. Melalui penerapan rekomendasi berupa
penggantian lampu CFL menjadi LED, penyesuaian jumlah titik lampu, dan
penggantian AC sesuai kebutuhan, diperoleh potensi penghematan sebesar 21.005
kWh/tahun atau 17,62% total konsumsi energi, dengan penghematan biaya
mencapai Rp 30.346.258,- per tahun serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar
17.854 kg CO2/tahun, sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam
mendorong pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan
Energy audits are an important step in
determining energy usage profiles and identifying opportunities for efficiency
improvements without compromising comfort and service quality. The building
sector, including public service facilities such as health centers, has great
potential for savings. Based on Surabaya Mayor Regulation No. 1 of 2019
concerning Electricity and Water Conservation, every government agency is
required to implement sustainable energy efficiency measures. This study was
conducted at the Banyu Urip Community Health Center with the aim of determining
the distribution of energy use, the Energy Consumption Intensity (ECI) value,
and the potential for electricity savings. The analysis results show an ECI
value of 3.71 kWh/m2/month, with the largest consumption coming from the air
conditioning system. Through the implementation of recommendations such as
replacing CFL lamps with LED lamps, adjusting the number of light points, and
replacing air conditioners as needed, a savings potential of 21,005 kWh/year or
17.62% of total energy consumption, with cost savings reaching IDR 30.346.258
per year and a reduction in greenhouse gas emissions of 17.854 kg CO2/year, in
line with the Surabaya City Government’s efforts to promote efficient and
sustainable energy management
Kata Kunci : Audit Energi, Intensitas Konsumsi Energi, Penghematan Energi