RELASI MANUSIA PADA KONFLIK MASYARAKAT DENGAN PT MANTIMIN COAL MINING TERKAIT HAUL ROAD DALAM PERSPEKTIF EKSISTENSIALISME JEAN PAUL SARTRE
Devi Kristianingsih, Dr. Septiana Dwiputri Maharani, S.S., M.Hum.; Dr. Supartiningsih, S.S., M.Hum.
2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Pemilihan jalan umum sebagai haul road oleh PT Mantimin Coal Mining untuk fasilitas penunjang produksi merupakan sebuah praktik kebebasan bereksistensi. Akan tetapi, cara perusahaan mengekspresikan eksistensinya bersinggungan dengan kebebasan masyarakat. Adanya benturan kebebasan tersebut disebabkan oleh kesalahpahaman pemaknaan kebebasan. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan terhadap konflik kepentingan antar PT Mantimin Coal Mining dengan masyarakat terkait haul road dalam perspektif eksistensialisme.
Penelitian ini menggunakan model penelitian masalah aktual, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hermeneutika. Unsur metodis yang digunakan untuk analisis data antara lain adalah deskripsi, interpretasi dan refleksi kritis.
Hasil dari penelitian adalah: (1) Relasi manusia pada konflik kepentingan antar perusahaan dengan masyarakat terkait haul road tercermin pada pilihan dan tindakan yang diambil. Akan tetapi kebebasan tersebut saling berbenturan antara Perusahaan dan masyarakat. Benturan tersebut menciptakan intersubjektivitas yang kompleks. (2) Permasalahan etis antara perusahaan dengan masyarakat berkaitan dengan problem tanggung jawab. Dalam pilihan yang diputuskan tersebut mengandung tanggung jawab mutlak. Beban tanggung jawab atas konsekuensi dari pilihan dapat menimbulkan kecemasan (angoisse), sehingga memungkinkan setiap pihak untuk menghindari beban tersebut. Upaya menghindari beban tanggung jawab itu adalah dengan tindakan bad faith (keyakinan yang lemah). Oleh karena itu, diperlukan dialog dari kedua belah pihak untuk menentukan pilihan yang bertanggung jawab.
The use of public roads as haul roads by PT Mantimin Coal Mining for production support facilities is a practice of existential freedom. However, the company's way of expressing its existence clashes with the freedom of the community. This conflict of freedoms arises from a misunderstanding of the meaning of freedom. Therefore, the objective of this research is to analyze the relationship regarding the conflict of interest between PT Mantimin Coal Mining and the community concerning haul roads from an existentialist perspective.
This research employs an actual problem research model, using a qualitative research method in the form of a literature study. The approach used in this research is hermeneutics. The methodological elements used for data analysis include description, interpretation, and critical reflection.
The results of this study indicate that: (1) Human relations in the conflict of interest between companies and the community regarding the haul road are reflected in the choices and actions taken. However, this freedom clashes between the company and the community. This clash creates complex intersubjectivity. (2) Ethical problems between companies and the community are related to the problem of responsibility. The choices made contain absolute responsibility. The burden of responsibility for the consequences of the choice can cause anxiety (angoisse), thus allowing each party to avoid this burden. Efforts to avoid this burden of responsibility are through acts of bad faith. Therefore, dialogue is needed from both parties to determine a responsible choice.
Kata Kunci : Filsafat Manusia, Eksistensialisme, PT MCM, Haul Road, Tanggung Jawab