Laporkan Masalah

Peran Program Pemanfaatan Pekarangan terhadap Kapasitas Sumber Daya Manusia Kelompok Wanita Tani Teratai Mekar Kalurahan Condongcatur Kapanewon Depok Kabupaten Sleman

Fandi Prasetyo, Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih ; Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A.

2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan mengetahui peran program pemanfaatan pekarangan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggota KWT Teratai Mekar serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Program yang diinisiasi Dinas Pertanian Kabupaten Sleman ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, praktik demplot, dan pemberian fasilitas bantuan. KWT Teratai Mekar di Padukuhan Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman dipilih karena keberhasilannya dalam melaksanakan kegiatan secara berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemanfaatan pekarangan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota terhadap budidaya ramah lingkungan. Penyuluhan dan pelatihan meningkatkan kemampuan teknis dan praktik, sementara bantuan fasilitas serta pendampingan penyuluh menumbuhkan motivasi anggota dalam menerapkan pertanian berkelanjutan. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kepemimpinan ketua kelompok, peran aktif PPL, motivasi anggota, dan dukungan pemerintah. Adapun kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, variasi tingkat pendidikan, serta hambatan teknis perawatan tanaman. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas SDM anggota KWT Teratai Mekar sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

This study aims to determine the role of the yard utilization program in enhancing the human resource (HR) capacity of members of the Teratai Mekar Women Farmers Group (KWT) and to identify the factors influencing its success. The program, initiated by the Sleman District Agriculture Office, was implemented through counseling, training, demonstration plots, and the provision of agricultural facilities. KWT Teratai Mekar, located in Dabag Hamlet, Condongcatur Village, Depok Subdistrict, Sleman Regency, was selected for its success in sustaining yard utilization activities. This research employed a descriptive qualitative approach, using observation, in-depth interviews, literature review, and documentation as data collection techniques. The findings show that the yard utilization program significantly improved members’ knowledge, skills, and attitudes toward environmentally friendly cultivation practices. Counseling and training enhanced technical and practical abilities, while facility support and field instructor assistance motivated members to apply sustainable agriculture at home. Supporting factors included the leadership of the group’s head, the contribution of agricultural extension workers (PPL), members’ learning motivation, and government support. Meanwhile, constraints consisted of limited time, varying education levels, and technical difficulties in plant maintenance. Overall, the yard utilization program effectively strengthened the HR capacity of KWT Teratai Mekar members and contributed to sustainable household food security.

Kata Kunci : pemanfaatan pekarangan, KWT, kapasitas SDM, pelatihan, pertanian berkelanjutan

  1. S1-2025-480102-abstract.pdf  
  2. S1-2025-480102-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-480102-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-480102-title.pdf