Penyerapan tenaga kerja dalam sektor pertanian: di Indonesia tahun 1971-1980
Liakip, Dr. Chris Manning
1983 | Tesis | S2 KependudukanABSTRAK Penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Indonesia merupakan masalah yang penting baik dalam hubungannya de- ngan kebijaksanaan kesempatan kerja maupun dengan kebijak- sanaan pembangunan pada umumnya. Pentingnya masalah karena sebagian besar angkatan kerja Indonesia terserap ke dalam sektor ini. Oleh karenanya tepatlah apabila pemba ngunan ekonomi yang dilaksanakan atau dalam REPELITA sek- tor ini sebagai titik beratnya. Mengingat pentingnya ma- salah penyerapan tenaga kerja dalam sektor pertanian maka perlulah diketahui secara lebih mendalam. Untuk ini maka dilakukan studi ini. Studi ini dilakukan dengan tujuan antara lain untuk sektor mengetahui gambaran penyerapan tenaga kerja dalan? pertanian baik karakteristiknya maupun perubahan-perubahan- ny a dari waktu ke waktu khususnya selama periode wak- tu tahun 1971 sampai 1980. Di samping itu, tujuan yang lain yakni untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempenga- ruhi penyerapan tenaga kerja dalam sektor pertanian bagaimana pula sifat pengaruhnya. Hasil dari studi ini diharapkan dapat bermanfaat baik sebagai pertimbangan bagi pembuat perencanaan dan kebijaksanaan dalam kesempatan kerja dan pembangunan ekonomi pada umumnya ; maupun sebagai pengetahuan bagi yang berminat memperdalam ilmunya dalam masalah ketenagakerjaan. Sumber data yang digunakan untuk memperoleh gambaran tentang masalah tersebut yakni hasil Sensus Penduduk 1980 dan dilengkapi dengan hasil Sensus Penduduk 1971 ser- ta beberapa hasil penelitian Survai Agro Ekonomi. Sedang- kan tehnik analisa yang digunakan adalah analisa deskrip tif dengan tabel-tabel silang yang sederhana tanpa peng ujian secara statistis-matematis yang ruwet. Dari sumber data yang ada serta analisis tersebut di- peroleh gambaran bahwa penyerapan tenaga kerja sektor per- tanian di Indonesia, sebagai berikut: - Dari tahun 1971 - 1980 secara absolut mengalami pening- katan tetapi secara persentase terjadi penurunan; dan a- pabila dibandingkan dengan sektor-sektor yang lain, sek- tor pertanian dalam penyerapan tenaga kerja masih menun- jukkan jumlah yang terbesar baik secara absolut maupun secara persentase. - Kualitas tenaga kerja yang terserap dalam sektor perta- nian masih menunjukkan kualitas yang rendah apabila di- tinjau dari pendidikan yang berhasil ditamatkan tenaga kerja, begitu pula apabila ditinjau dari jenis pekerjaan tenaga kerja. - Sektor pertanian menunjukkan sifat yang tetap tradisio- nal. Hal ini terlihat pada masih menonjolnya penyerapan tenaga kerja dengan status pekerjaan sebagai pekerja keluarga, berusaha sendiri dan berusaha dengan bantuan anggota keluarga. - Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan te- naga kerja sektor pertanian banyak sekali. Dari sekian banyak faktor itu yang terpenting di antaranya faktor tehnologi dan sosial. Penggunaan tehnologi tertentu bisa mempengaruhi penghematan atau pengurangan kerja dan ada pula yang menambah penggunaan tenaga ker- ja. Sedangkan faktor sosial misalnya perubahan hubung- an kerja dalam perubahannya pada umumnya cenderung un tuk mengurangi penggunaan tenaga kerja. Selain faktor upah sebagai harga dari faktor produksi tenaga kerja juga sekali gus sebagai pendapatan tenaga kerja mempunyai peranan penting dalam penyerapan tenaga kerja.
-
Kata Kunci : Penyerapan tenaga kerja, sektor pertanian, tahun 1971-1980