Laporkan Masalah

Pemanfaatan sumberdaya air untuk kebutuhan domestik penduduk di desa Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang, Kotamadya Malang

Johanis Paluin Buranda, Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc

2000 | Tesis | S2 Geografi

INTISARI Penelitian bertujuan mengetahui: kuantitas sumberdaya air untuk memenuhi ke-butuhan air domestik penduduk Desa Arjowinangun pada masa sekarang, kapan masa kri-sis akan dialami penduduk bila penggunaan air dan pasokan air tetap, kualitas air yang digunakan penduduk, pola keruangan penggunaan air, cara meningkatkan pemanfaatan sum¬berdaya air untuk memenuhi kebutuhan air pada masa yang akan datang. Obyek penelitian adalah: sumberdaya air dan ponduduk yang memanfaatkan. Varia- bel penelitian meliputi variabel bebas: jenis sumberdaya air, debit sumberdaya air, kuali- tas air dan jumlah penduduk, variabel terikat: penggunaan air untuk domestik. Populasi penelitian adalah sumberdaya air meliputi air sungai yang diolah LKMD, mataair yang dike- lola PDAM, dan air tanah yang diambil melalui sumur bor. Sampel air diambil dari tiga rumah konsumen masing-masing sumberdaya air yang diambil secara acak, dan satu sam-- pel air dari saluran irigasi. Data penggunaan air untuk kebutuhan domestik diperoleh dari responden sebanyak 10% yang diambil dengan teknik stratified random sampling, penge- lompokan berdasarkan j enis sumberdaya air dan matapencaharian.Teknik pengumpulan data meliputi pengukuran, pengambilan sampel air, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis imbangan air dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Potensi kuantitas sumberdaya air di Desa Arjowinangun dapat memenuhi kebutuhan air domestik penduduk tahun 1999. Jumlah air yang tersedia sebesar 4.060.800 liter/hari, sedang kebutuhan air domestik 512.700 liter/ hari. 2). Kualitas air yang berasal dari sumur bor dan PDAM memenuhi syarat baku mutu air golongan A dan B, sedang kualitas air yang berasal dari sungai tidak memenuhi syarat, khususnya kandungan bakteri koli (kandungan bakteri koli > 2.400 mpn/ 100 ml, sedang kadar maksimum 2.000 mpn/100 m1). 3). Apabila pertumbuhan penduduk, debit sumber¬daya air dan rata-rata penggunaan air untuk domestik tetap, maka krisis air akan dialami penduduk pada tahun 2067 pada saat jumlah penduduk mencapai 31.942 jiwa, dengan kebutuhan air 4.164.278 liter/hari. 4). Pola keruangan penggunaan air berdasarkan RW ber¬hubungan erat dengan jenis sumber air yang digunakan penduduk. Penduduk RW I paling b anyak mennggunakan air disusul RW V, II, III dan IV. 5). Peningkatan pemanfaatan air yang berasal dari sungai dapat dilakukan dengan menyempurnakan pengolahan air terutama melakukan disinfeksi karena kandungan bakteri koli melebihi ambang batas baku mutu air golongan A dan B. Alternatif adalah penduduk melakukan pengolahan ulang secara berkelompok, melakukan disinfeksi dongan pemberian khlor. 6). Peningkatan pemanfaatan sumberdaya air PDAM dapat dilakukan dengan menekan jumlah kehilangan air dan me-manfaatkan sumber air baru, Apabila PDAM dapat monekan kehilangan air sampai 20 % dan memanfaatkan mataair Wendit Lanang dengan debit 200 liter/detik maka persentase penduduk Kotamadya Malang yang dapat dilayani PDAM akan meningkat dari 41,81% mmjadi 71,80%. 7), Peningkatan pemanfaatan air tanah dapat dilakukan dengan menambah debit pemompaan sesuai dengan kebutuhan atau membuat sumur bor baru.

11 ABSTRACT This research aims are to determine the quantity ofwator resources for supplying the de¬mand of water for domestic use of the people of Arjowinangun Village for the time being, to know the critical time ofwater supply if the utilization and supply ofwater are maintained like the pre¬sent condition, to know water quality used by the people, to know the spatial pattern of wa-ter used and to geyt an idea to increase the utilization ofwater resources to supply water demand for domestic use in the future. The subject of the research are water resources and the people who utilize them. The in¬dependent variables are the type ofwater resources, the discharge ofwater resources, the quality ofwater, and number ofpeople, while the dependent variable is the utilization ofwater for do¬mestic use. The research population are water resources utilized by the people of Arjowinangun Village which include river water processed by LKMD (The Organization of the Village Commu¬nity), water resources managed by PDAM (The Regional Company of Water Supply),and ground¬water taken by using water pump. Ten percent respondents were established randomly from three houses of consumers of the different types ofwater resources, and sample ofwater taken from ir¬ngation canal. The data collection techniques include measurement, examination of sample of wa¬ter, interview, and documentation. Analysis of balance ofdemand and supply for water and des¬criptive analysis were used in this research. The resuits show that: (1) The potential quantity ofwater resources at Arjowinangun Vil- lage could supply the demand for domestic use of the people when the research was conducted. The amount of available water was 4,060,800 liter/day, while the domestic use ofwater was 512,700 liter/day. (2) The quality of water taken from the water pump and from PDAM fulfilled the water quality standard Type A and B, while river water did not fulfil the water quality stan¬dard Type A and B due to its contents offecal coliform bacteria (i.e. > 2,400 mpn/100 ml, while the maximum required Ievel is 2,000 mpn/100 ml). (3) If the growth of population, the discharge of water resources, and the utilization ofwater are maintained like the present day's condition, the critical time ofwater supply will happen in 2067, when the village is inhabited by 31,942 people and demands 4.164.278 liter of water/day.(4) The spatial pattern ofwater utilization correlated with the type ofwater resources used. The most utilized water is RW (The smaller unit commu¬nity ofa village) and successively RW V, 11, IlI and N. (5) The increase in the utilization ofriver water can be done by improving the water management, especially by providing disinfectants because the contents offecal coliform bacteria exeeds the water quality standard Type A and B. Another alternative that can be done is by repro-cessing water in goup, providing chlorine in water processing. (6). The increase in the utilization ofwater resources from PDAM can be done by minimizing water lost and by utilizing new water spring. If PDAM could minimize water lost up to 20% and utilize the water spring ofWendit La-nang with a rate of 200 liter/second, the percentage ofpopulation of Malang Municipality that could be served by PDAM will increase from 41.81% to 71.80%. (7) The increase in the utilization groundwater can be done by increasing the pumping rate as needed or make a new water pump.

Kata Kunci : Sumberdaya Air, Pemanfaatan Domestik, Desa Arjowinangun

  1. S2-2000-9686-Johanis_Paluin_Buranda-abstract.pdf  
  2. S2-2000-9686-Johanis_Paluin_Buranda-bibliography.pdf  
  3. S2-2000-9686-Johanis_Paluin_Buranda-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2000-9686-Johanis_Paluin_Buranda-title.pdf