Pemetaan data hasil pelaksanaan pendaftaran tanah di kabupaten Lampung Utara selama pelita IV 1984/1985-1988/1989
Hasan Basri, Drs. Maruli Sinaga, M.S.; Dra. Endang Saraswati, M.S.
1993 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di Kabupaten Lampung Utara, dengan tujuan menyajikan data hasil pelaksanaan pendaftaran tanah selama Pelita IV ke dalam bentuk peta beserta analisis peta-peta yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder, dalam hal ini menganalisis data hasil pelaksanaan pendaftaran tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Utara dan data bantu lainnya. Metode penggambaran peta menggunakan simbol titik kuantitatif, area kuantitatif dan kualitatif. Peta dasar yang digunakan adalah peta administrasi propinsi lampung skala 1:250 000. Peta-peta yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah peta jumlah bidang tanah yang diukur, peta luas tanah yang diukur, peta permohonan dan produksi sertipikat hak atas tanah, peta produksi sertipikat hak atas tanah, peta luas tanah yang disertipikatkan, peta persentase luas tanah yang disertipikatkan, dan peta peralihan hak atas tanah dan pembebanan, yang kesemuanya selama Pelita IV (1984/1985-1988/1989) serta peta bantu-nya. Analisis peta yang dihasilkan dapat diketahui dis-tribusi pola jumlah tanah yang terdaftar, yaitu: bagian barat, tengah, dan timur. Jumlah,tanah yang terdaftar banyak terjadi di Kecamatan Mesuji, Menggala, Tulang Bawang Tengah, Abung Selatan, Abung Timur, Pakuan Ratu, Sungkai Utara, Sungkai Selatan, Kotabumi, Bukit Kemuning, Blambangan Umpu, dan Bahuga. Apabila di-perhatikan pada peta terlihat bahwa kecamatan-kecamatan tersebut di atas terletak di bagian tengah dan timur Kabupaten Lampung Utara, sedangkan di bagian barat jumlahnya relatif lebih sedikit. Dari distribusi pola tersebut menunjukkan bahwa besarnya jumlah tanah yang terdaftar disebabkan karena pengalokasia:n proyek pensertipikatan tanah oleh Pemerintah lebih banyak ter-dapat di bagian tengah dan timur Kabupaten Lampung Utara, jika dibandingkan dengan wilayah bagian barat. Secara keseluruhan luas tanah yang disertipikatkan selama Pelita IV mencapai 4,74 persen. Lain halnya per-alihan hak atas tanah dan pembebanan mempunyai hubungan yang cukup erat dengan kepadatan penduduk. Di Kecamatan Kotabumi kepadatan penduduknya tertinggi, peralihan hak atas tanah dan pembebanan yang terbanyak pula, dan begitu pula sebaliknya di Kecamatan Pesisir Selatan dan y Mesuji yang mempunyai kepadatan penduduk terjarang, tidak terdapat peralihan hak atas tanah dan pembebanan.
-
Kata Kunci : Pemetaan tanah, Lampung Utara,Pendaftaran tanah