Optimasi tempat pembuangan akhir sampah lahan urug saniter: melalui usaha pengomposan dan pemulungan; Studi kasus tempat pembuangan akhir sampah Kotamadya Jambi
Guntar Marolop S., Prof.Dr. Karmono Mangunsukardjo, M.Sc.
1999 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganINTISARI Seperti halnya kota-kota besar di Indonesia, Kota- madya Jambi juga tidak terlepas dari masalah persampahan dan sulitnya mendapatkan lahan tempat pembuangan akhir sampah (TPA) yang sesuai dan layak dari sudut perlindungan terhadap lingkungan. Namun demikian, tahun 1991 pemerintah setempat telah membangun TPA lahan urug saniter (LUS) yang luasnya 20 hektare dengan kapasitas tampung sampah 1.021.992 meter kubik yang direncanakan digunakan pada tahun yang sama. Sesuai dengan data persampahan tahun 1991, masa layan TPA tersebut mampu mencapai 11 tahun 8 bulan. Dalam pelaksanaannya, TPA dimaksud mulai digunakan tahun 1998. Sesuai dengan data persampahan tahun 1998, masa layan TPA hanya mencapai 7 tahun 5 bulan. Untuk memperpanjang masa layan TPA tersebut maka perlu dilakukan pengelolaan sampah, seperti pengomposan dan daur ulang. Sampah dapat dimanfaatkan untuk bahan baku kompos dan bahan baku industri daur ulang melalui upaya pemilahan dan pemulungan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui per.. panjangan masa layan TPA LUS dan keuntungan ekonomis bila sampah yang ada di lokasi TPA dipilah dan dipulung. Data yang diteliti meliputi Jumlah dan komposisi sampah di sumber, jumlah dan jenis sampah yang memenuhi syarat menjadi bahan baku kompos dan industri daur ulang, serta pendapatan dan biaya total pemulung di lokasi TPA. Hasil penelitian di sumber sampah menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan jumlah sampah, namun kepadatannya berkurang bila dibanding dengan tahun sebelumnya. Masa layan TPA LUS dapat diperpanjang menjadi 11 tahun 4 bulan. Analisis varians menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah untuk usaha pengomposan dan pemulungan mempengaruhi perpanjangan masa layan TPA LUS. Usaha pemulungan di lokasi TPA dapat memberikan keuntungan ekonomis pada pemulung. Keuntungan yang diperoleh per orang dalam se- tengah hari kerja sebesar Rp. 4.742,-. Analisis efisiensi menunjukkan bahwa usaha pemulungan layak.
ABSTRACT As any other big cities in Indonesia, Municipality of Jambi not free from solid waste problemand has diffi- culty in finding area for solid wastes disposal terminal that from environmental consideration is appropriate. Even though, local goverment in 1991 built sanitary land- fill system solid wastes disposal unit covering an area of 20 hectares with total capacity of 1,021,992 cubic meter and planned to operate in the same year. Based on data of solid waste in 1991, the unit will last for 11 years 8 months. The unit is actually in use in 1988. From solid waste data in 1998, lifetime of the unit will only be 7 years 5 months. To prolong lifetime of the unit, disposed material should be utilized for composting and scavenging. Sorting of garbage can be used for composting and scaveng- ing of refuse can be used for recycling is in line with the idea. The present research is intended to find out how long lifetime of Jambi Municipal solid waste disposal can be extendedand what economic benefits maybe derived if solid wastes deposited in the unit is sorted and scavenged. Data collected were volume and composition of garbage deposited in a city, how much and what type of discards can be used for composting and recycling, as well as income and cost of living of scavengers. The results showed that solid waste volume in the city did increased, but bulk density was lower compared to last year figures. Lifetime of the solid wastes disposal sanitary landfill might be extended until 11 years 4 months. Analysis of variance revealed that utilization of disposed material through composting and scavenging might extend the unit service. Scavenging in the solid wastes disposal give economic benefit to scavengers. Half day work in the unit yields Rp. 4,742,-. Efficiency analysis showed that scavenging activity is beneficial.
Kata Kunci : Optimalisasi TPA, Lahan Urug Saniter, Pengomposan, Pemulungan, Kotamadya Jambi, Tempat Pembuangan Akhir