Visualisasi Kesesuaian Kapasitas Pelayanan TPS 3R, PDU, dan TPST dalam Platform MAPID (Studi Kasus: Kabupaten Banyumas)
Yasmin Menanda Haliza, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., Ph.D., IPU., ASEAN Eng
2025 | Skripsi | TEKNIK GEODESI
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Pada tahun 2023, timbunan sampah di wilayah ini diperkirakan mencapai 450.015 ton per tahun dengan 310.250 ton per tahun berasal dari sampah rumah tangga. Akumulasi timbunan ini telah memicu berbagai permasalahan lingkungan, salah satunya adalah banjir yang terjadi di 15 titik pada Januari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kapasitas pelayanan dari Tempat Pengolahan Sampah Reuse Reduse Recycle (TPS 3R), Pengolahan Daur Ulang (PDU), dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Banyumas dengan memvisualisasikannya melalui platform MAPID. Evaluasi ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kabupaten Banyumas pada tahun 2030.
Metode yang digunakan meliputi analisis spasial, seperti Nearest Neighbour Analysis (NNA) untuk melihat pola persebaran fasilitas, analisis service area berbasis jaringan untuk menentukan cakupan layanan, serta Origin-Destination (OD) Cost Matrix untuk merekomendasikan fasilitas terdekat dan paling efisien bagi masing-masing permukiman. Volume sampah diperkirakan berdasarkan jumlah penduduk dengan pendekatan rata-rata timbunan sampah per rumah tangga. Pengolahan data dan visualisasi dilakukan melalui platform MAPID, serta didukung oleh perangkat lunak tambahan seperti QGIS dan Visual Studio Code.
Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam pelayanan fasilitas persampahan di Kabupaten Banyumas, dengan beberapa wilayah mengalami overcapacity dan sebagian lainnya tidak mendapatkan layanan secara memadai. Terdapat pula tumpang tindih area layanan yang menimbulkan inefisiensi. Melalui pemodelan OD Cost Matrix, diperoleh distribusi layanan yang lebih optimal dan efisien. Penelitian memanfaatkan platform MAPID agar dapat diakses oleh masyarakat.
Banyumas Regency is one of the regions in Central Java Province. It is currently facing serious challenges in waste management. In 2023, the total amount of waste was estimated to reach 450,015 tons per year, with approximately 850 tons originating from household waste each day. The accumulation of unmanaged waste has triggered various environmental problems, including flooding at 15 locations in January 2025. This study aims to evaluate the suitability of service capacities of Reduce, Reuse, Recycle Waste Processing Sites (TPS 3R), Waste Processing Units (PDU), and Integrated Waste Processing Sites (TPST) in Banyumas Regency using the MAPID platform to visualize the results. This evaluation is expected to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) of Banyumas Regency by 2030.
This study applies spatial analysis methods, including Nearest Neighbour Analysis (NNA) to examine distribution patterns, service area analysis using network-based datasets to define facility coverage, and an Origin-Destination (OD) Cost Matrix to identify the most efficient facility for each settlement. Waste volume was estimated using population data from with the help from (residential) building numbers, based on assumptions of average household waste production. All data processing and visualization were conducted using the MAPID platform, supported by additional tools such as QGIS and Visual Studio Code.
The results show an uneven distribution of waste management services in Banyumas Regency. Some areas have more service capacity than needed (overcapacity), while others lack proper waste collection and processing services. Overlapping service zones were also found to contribute to inefficiencies. The OD Cost Matrix analysis provided recommendations for a more balanced and efficient distribution of service areas. This study also utilizes the MAPID platform to publish the analysis maps, making them accessible to the public.
Kata Kunci : TPS 3R, PDU, TPST, kapasitas pelayanan, analisis spasial, OD Cost Matrix, MAPID, Kabupaten Banyumas