Laporkan Masalah

E-Government :: Kajian tentang efektivitas Internet dan SMS dalam mewujudkan Democratic e-governance di Yogyakarta

KRISTANTI, Anastasia Ika, Dr. Purwo Santoso, MA

2005 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang signifikan dalam distribusi informasi. Informasi telah mengalir dengan begitu cepatnya, bahkan tanpa melihat batas-batas secara geografis, sehingga istilah dusun global (global village), negara tanpa batas (bordeless state) dan rimba raya infomasi (information superhighway) sudah tidak lagi menjadi kosakata yang asing. Kehandalan dari teknologi informasi dan komunikasi dalam distribusi informasi telah memberikan harapan baru dalam kehidupan demokrasi, mengingat dalam sistem yang demokrasi, informasi tidak didominasi oleh kelompok tertentu. Kehandalan dari teknologi informasi dan komunikasi diasumsikan menentukan kualitas demokrasi. Berdasarkan atas asumsi tersebut, studi berusaha untuk mengembangkan premis bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat atau tidak dapat meningkatkan kualitas demokrasi. Berdasarkan kehandalan yang melekat dalam diri teknologi informasi dan komunikasi, Pemerintah menciptakan mekanisme baru dalam jalannya pemerintahan yang berbasiskan teknologi, yakni electronic government (e-government). Implementasi e-government bukan sekedar tuntutan global, namun juga sebagai bentuk dukungan dalam perubahan kerangka paradigma dari pemerintahan monolitik sentralistik menuju pemerintahan desentralistik dalam mencapai demokrasi lokal. Instrumen e-government dalam konteks penelitian ini adalah Internet dan SMS dan berdasarkan hal tersebut, maka rumusan masalah yang digunakan adalah “Bagaimana efektivitas Internet dan SMS sebagai instrument dari e-government dalam mewujudkan democratic e-governance” Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena dengan metode ini dapat memahami sebuah fenomena secara komprehensif. Sedangkan variabel yang digunakan dalam melihat efektivitas Internet dan SMS dalam meningkatkan kualitas demokrasi adalah partisipasi, tranparansi dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Internet dan SMS sebagai instrumen dari e-government masih belum efektif dalam mewujudkan democratic e-governance. Asumsinya ketiga variabel (partisipasi, transparansi dan akuntabilitas) akan berjalan linear dengan digunakannya Internet dan SMS dalam pemerintahan. Namun, dalam kondisi riil, asumsi tersebut belum dapat dibuktikan. Ketidakefektifan ini dikarenakan e-government yang diadopsi oleh Pemerintah, masih terkonsentrasi pada faktor teknologi dan masih belum menyentuh faktor kelembagaan. Peran antara teknologi dengan kelembagaan masih belum berjalan secara harmonis.

Progress of Information and Communication Technology (ICT) has result in a impact in information distribution. The information has flowed speedily, even without seeing geographical limits, so that term global village, borderless states and information superhighway are not strange glossaries anymore. The excellence of Information and Communication Technology in information distribution has given new hope in democratic life. In a system called democracy, the information is not dominated by certain group. The excellence of the Information and Communication Technology has assumed as determine of quality democracy. Based on the assumption, this study wanted to develop a premise that the Information and Communication Technology may or not increase of quality democracy. Based on, the excellence of Information and Communication Technology, the government creates a new mechanism in the government operation based on Information and Communication Technology, electronic government (e-government). Implementation of e-government is not only for global demand, but also a form of support in changing paradigm paradigm framework from centralistic monolithic government to decentralized government in achieving in a local democracy. Instrument of e-government, in the context of study refers to Internet and SMS (Short Message Service) and based on the case, formulation of problems used is “How effective is the Internet and SMS as instrument of e-government in realizing the democratic e governance” This research using qualitative methodS, because with this method we can to understand the phenomenon comprehensively. Variables used for seeing effectiveness of Internet and SMS in increasing the quality of democracy are participation, transparency and accountability. The result of research indicated that Internet and SMS are the instrument of e-government is ineffective in increasing the quality of democracy. The assumption is that tree variables (participation, transparency and accountability) would correlate linearly with use of Internet and SMS in the government. In real condition, the assumption cannot be proven yet. Ineffective because e-government, which adopted by the government, is still concentrated on technology factor, has not touched the institution factor. Role between technology and institution has not worked harmonically

Kata Kunci : Demokrasi,E,government,Internet dan SMS, Effectiveness – Internet and SMS - Democratic e-Governance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.