Laporkan Masalah

PENGARUH INOKULASI RHIZOBIUM DAN ENDOMIKORIZA PADA PERTUMBUHAN SEMAI Acacia crassicarpa Cunn. Ex. Benth DI PERSEMAIAN PT MAYANGKARA TANAMAN INDUSTRI, KALIMANTAN BARAT

Silas Massora Payangan, Dr. Ir. Handojo Hadi Nurjanto, M.Agr.Sc., IPU; Dr. Ir. Daryono Prehaten, S.Hut., M.Sc., IPM

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Pertumbuhan optimal bibit pada tahap persemaian merupakan faktor kunci keberhasilan Pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI). Namun, banyak Perusahaan HTI masih menghadapi persoalan kualitas semai yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inokulasi rhizobium, endomikoriza, serta kombinasi keduannya terhadap pertumbuhan dan persen hidup semai A. crassicarpa Cunn. Ex. Benth yang dibibitkan menggunakan biji di persemaian PT Mayangkara Tanaman Industri, Kalimantan Barat.

Rancangn penelitiang menggunakan metode Completely Randomized Design (CRD) faktorial dengan 2 faktor perlakukan yaitu rhizobium (R0: tanpa, R1: dengan) dan endomikoriza (M0: tanpa, M1: dengan), menghasilkan empat kombinasi perlakuan yaitu M0R0, M0R1, M1R0, dan M1R1 yang diulang lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi, diameter, jumlah daun, persen hidup, biomassa, infeksi rhizobium (jumlah dan biomassa bintil akar), serta infeksi endomikoriza.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan M0R1 memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi sebesar 15.38 cm, diameter batang sebesar 3.05 mm, jumlah daun sebanyak 6 helai, dan persen hidup sebesar 51.88%. Sementara itu, kombinasi antara endomikoriza dan rhizobium (M1R1) memberikan biomassa tertinggi sebesar 3.390 gr, hal ini menunjukkan adanya sinergitas dalam meningkatkan akumulasi biomassa. Perlakuan M0R1 juga menghasilkan biomassa bintil tertinggi sebesar 0.023 gr dan jumlah bintil akar terbanyak. Adapun infeksi endomikoriza tertinggi terjadi pada perlakuan M1R1 sebesar 40%. Kesimpulan penelitian ini bahwa inokulasi rhizobium secara Tunggal mampu memberikan pertumbuhan vegetatif dna kelangsungan hidup semai, sedangkan inokulasi ganda memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan biomassa.

Optimal seedling growth at the nursery stage is a key factor in the success of Industrial Plantation Forest (HTI) development. However, many HTI companies still face challenges regarding low seedling quality. This study aimed to analyze the effects of rhizobium inoculation, endomycorrhizal inoculation, and their combination on the growth and survival rate of Acacia crassicarpa Cunn. Ex. Benth seedlings propagated by seeds at the nursery of PT Mayangkara Tanaman Industri, West Kalimantan.

The research design employed a Completely Randomized Design (CRD) with a factorial pattern consisting of two treatment factors: rhizobium (R0: without, R1: with) and endomycorrhizae (M0: without, M1: with), resulting in four treatment combinations: M0R0, M0R1, M1R0, and M1R1, each replicated five times. The observed parameters included seedling height, stem diameter, number of leaves, survival rate, biomass, rhizobium infection (number and biomass of root nodules), and endomycorrhizal infection.

The results of this study showed that the M0R1 treatment yielded the best results with a height of 15.38 cm, stem diameter of 3.05 mm, number of leaves of 6, and a survival rate of 51.88%. Meanwhile, the combination of endomycorrhizae and rhizobium in the M1R1 treatment produced the highest biomass at 3.390 grams, indicating a synergistic effect in enhancing biomass accumulation. The M0R1 treatment also produced the highest nodule biomass of 0.023 grams and the greatest number of root nodules. The highest level of endomycorrhizal infection occurred in the M1R1 treatment, reaching 40%. In conclusion, single inoculation with rhizobium significantly improved vegetative growth and seedling survival, whereas dual inoculation contributed more substantially to biomass enhancement.

Kata Kunci : A. crassicarpa Cunn. Ex. Benth, rhizobium, endomikoriza

  1. S1-2025-474224-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474224-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474224-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474224-title.pdf