Laporkan Masalah

Pemaknaan Pesan dalam Konten Roasting Zodiac di Media Sosial (Analisis Resepsi pada Pengikut Akun TikTok @Guffperdana Periode Januari-Juni 2024)

ANDREA NURUL IZZA IMANSYAH, Dr. Rajiyem, S.IP., M.Si.

2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Penelitian bertujuan untuk memahami proses produksi pesan dan pemaknaan pesan dalam konten “roasting zodiac” pada kaum muda pengikut akun TikTok @Guffperdana. Teori encoding-decoding berfungsi melihat bagaimana pesan dirancang dan dimaknai audiens secara aktif. Paradigma konstruktivis dipilih karena audiens membentuk makna pesan secara subjektif berdasarkan konteks dan pengalaman pribadi. Pendekatan kualitatif berperan menggali makna dan tafsiran mendalam audiens yang beragam dan polisemik. Analisis resepsi Stuart Hall berfungsi menempatkan audiens sebagai pihak aktif dalam memaknai pesan media. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi-dokumentasi untuk menganalisis produksi pesan dan wawancara mendalam semiterstruktur untuk pemaknaan pesan pada lima Informan berusia 21–25 tahun yang aktif menonton dan berinteraksi dengan konten tersebut, disortir sesuai kebutuhan menggunakan purposive sampling, serta didukung studi pustaka sebagai referensi teoritis.

Hasil menunjukkan proses komunikasi bersifat polisemik, hasil encoding menunjukkan Guff Perdana merancang konten roasting zodiac dengan humor sarkastik untuk memicu refleksi diri, diskusi, dan normalisasi stereotip secara ringan. Pemaknaan decoding, satu informan bersifat hegemonik-dominan, tiga informan bersifat negosiasi, dan satu informan bersifat oposisi. Hubungan encoding-decoding, penyampaian Guff yang sarkastik namun relateable dianggap efektif dalam interaksi serta validasi diri melalui diskusi komentar. Temuan mengindikasikan bahwa audiens tidak menerima pesan secara seragam, melainkan membentuk makna berdasarkan pengalaman, nilai, dan latar belakang. 

This study aims to understand the process of message production and message reception (meaning-making) within 'zodiac roasting' content among young followers of the TikTok account @Guffperdana. The encoding-decoding theory is utilized to examine how messages are actively designed by the producer and interpreted by the audience.

The constructivist paradigm was chosen because it acknowledges that audiences subjectively form the meaning of messages based on their personal context and lived experiences. A qualitative approach was employed to deeply explore the diverse and polysemic interpretations of the audience. Stuart Hall's reception analysis serves to position the audience as active participants in making sense of media messages.

Data collection involved observation-documentation to analyze message production (encoding) and semi-structured in-depth interviews to analyze message reception (decoding). The study included five informants aged 21–25 who actively watch and interact with the content, selected using purposive sampling. This was further supported by a literature review for theoretical referencing.

The results indicate that the communication process is polysemic. The encoding analysis shows that Guff Perdana designs the zodiac roasting content using sarcastic humor to provoke self-reflection, discussion, and lighthearted normalization of stereotypes. The decoding analysis reveals diverse interpretations: one informant demonstrated a dominant-hegemonic position, three adopted a negotiated position, and one maintained an oppositional position. In the encoding-decoding relationship, Guff Perdana's sarcastic yet relatable delivery was found effective in facilitating interaction and self-validation through comment discussions.

The findings suggest that audiences do not receive media messages uniformly; rather, they actively construct meaning based on their individual experiences, values, and socio-cultural backgrounds.

Kata Kunci : Analisis resepsi, encoding-decoding, hegemoni-dominant, negosiasi, opisisi.

  1. S1-2025-462816-abstract.pdf  
  2. S1-2025-462816-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-462816-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-462816-title.pdf