Pengaruh Arang Limbah Ciu terhadap Pertumbuhan Padi Sawah pada Vertisol Bulu, Sukoharjo
Suci Anggara Mukti, Nasih Widya Yuwono, S.P., M.P. ; Imas Masithoh Devangsari, S.P., M.Sc.
2025 | Skripsi | ILMU TANAH
Pemanfaatan limbah ciu sebagai arang adalah solusi untuk mengatasi besarnya volume limbah industri alkohol yang besar di Desa Bekonang. Arang ini berpotensi menjadi pembenah tanah Vertisol untuk mendukung pertubuhan padi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ciu menjadi bahan pembenah tanah, mengetahui pengaruh arang dari limbah ciu terhadap sifat tanah vertisol, dan mengetahui pengaruh arang dari limbah ciu terhadap pertumbuhan padi sawah dengan membandingkan dosis perlakuan arang. Penelitian ini dilakukan di Sukoharjo, Jawa Tengah pada bulan Oktober 2024 hingga Juni 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 11 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga total unit perlakuan 33. Perlakuan yang diaplikasikan adalah arang dari limbah ciu dengan 9 jenis kombinasi. Hasil penelitian dianalisis dengan uji ANOVA untuk melihat perbedaan antar perlakuan dan dilakukan uji lanjut dengan DMRT untuk mengetahui hasil yang signifikan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengaruh arang dari limbah ciu dapat membenahi kesuburan tanah Vertisol dengan meningkatkan unsur N-Total, K-tersedia, C-Organik, dan pH. Perlakuan arang dari limbah ciu memberikan pengaruh beda nyata pada parameter pertumbuhan tajuk, jumlah anakan, berat segar dan kering tajuk, berat segar dan kering akar, panjang akar, K-total tajuk dan akar, dan N-total tajuk dan akar.
Utilization of ciu waste as charcoal is a solution to overcome the large volume of alcohol industrial waste in Bekonang Village. This charcoal has the potential to be a Vertisol soil conditioner to support optimal rice growth. This study aims to utilize ciu waste as a soil conditioner, determine the effect of charcoal from ciu waste on Vertisol soil properties, and determine the effect of charcoal from ciu waste on rice growth by comparing the charcoal treatment doses. This study was conducted in Sukoharjo, Central Java from October 2024 to June 2025. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 11 treatments and each replication 3 times for a total of 33 treatment units. The treatment applied was charcoal from ciu waste with 9 types of combinations. The results of the study were analyzed using ANOVA to see the differences between treatments and further tests were carried out using DMRT to determine significant results. The results of the study showed that the effect of charcoal from ciu waste can improve the fertility of Vertisol soil by increasing the elements of N-Total, K-available, C-Organic, and pH. The treatment of charcoal from ciu waste gave a significant effect on the parameters of crown growth, number of tillers, fresh and dry weight of the crown, fresh and dry weight of the root, root length, K-total of the crown and root, and N-total of the crown and root.
Kata Kunci : arang, ciu, padi, vertisol