Laporkan Masalah

Migrasi penduduk ke pulau Batam: Suatu studi migrasi penduduk permanen antar pulau di Daerah Tingkat II Kotamadya Batam Propinsi Daerah Tingkat I Riau

Ashaluddin Jalil, Prof.Dr. Ida Bagoes Mantra

1990 | Tesis | S2 Kependudukan

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif utama migrasi ke Pulau Batam. Di samping hal tersebut ialah untuk mengetahui jenis dan mobilitas jenis pekerjaan. Lokasi penelitian di daerah kawasan Riau Kepulauan Daerah Tingkat I Propinsi Riau dan dekat dengan Negara tetangga Singapura (20 kilometer sebelah Barat Pulau Batam). Kotamadya Batam terdiri atas tiga Kecamatan yakni Kecamatan Batam Barat, Batam Timur dan Kecamatan Belakang Padang. Daerah sampel diambil secara 'purposive', sedang- kan responden diambil secara kasus. Penelitian ini meng- gunakan metode survai serta pendekatan 'mikro demografi'. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan menggu- nakan kuesioner. Populasi adalah semua penduduk berusia di atas 10 tahun dan telah tinggal di Batam minimal enam bulan pada saat survai. Analisa data dilakukan secara tabel silang. Diketahui bahwa motivasi bermigrasi ke Pulau Batam tidak hanya mencari kesempatan kerja, tetapi dilatarbela- kangi oleh adanya bias informasi tentang Batam. Hal lain adalah adanya suatu keinginan untuk menikmati fasilitas yang ada seperti bebas visa ke Singapura, mendapatkan kapling tanah untuk permukiman, keinginan memiliki per- alatan elektronik, kebutuhan sandang dari impor serta ciri kehidupan 'urban' (adanya pusat-pusat rekreasi dan kehi- dupan malam yang sangat terbuka). Selain itu terliput pula suatu nilai tertentu (prestise) bila menyebut beker- ja dan tinggal di Batam sudah sama tinggal di Singapuara. Hal lain ialah migrasi penduduk yang diteliti tidak hanya dilakukan oleh laki-laki tetapi juga oleh perempuan. Indikasi ini tampak dari sebagian besar migran sebelum ke Batam telah pernah tinggal dan bekerja di daerah lain. Di Pulau Batam sebagai akibat bias informasi jenis kesem- patan kerja sektor informal merupakan daya serap utama bagi para migran.

ABSTRACT The aim of this research was to find out (1) population motivation who migrated to Batam Island, (2) the permanent activity and (3) job mobility occured through the migration. This research was conducted in the Riau Islands Area, Province of Riau that next to Singapore (about 20 kilometers west side of Batam Island). Batam, capital of the sub district consisted of three districts, i.e. Batam Barat, Batam Timur and Belakang Padang. Samples area were chosen by purposive (randomly), while respondents were chosen casely. This study was using survey method and micro- demography approach. Data were collected by interviewing and using questionnaires. Population in this study were taken out from all citizen aging between 10 up and at least had been stayed in Batam for six months when this survey was conducted. It was known that the migration motivation was not only to get a job, but also decided by the needs to enjoy available facilities and to possess things, for instance free visa to Singapore, land owning, electronic and electricity instruments, imported garments and urbanism (centers of recreation and open night pleasures) Besides their prestige because people called that lived in Batam was as good as in Singapore respectively. The other subject was that the migrants observed consisted of both men and women. This indication showed by a part of migrant before migration and had ever been working in other area. Because the job's possibility in Batam was more prioritied for them who possessed experiences, especially for informal sectors as biggest chances to solve the migrants. Key words: migration motivation, job mobility, urban attractiveness

Kata Kunci : motivasi migrasi, mobilitas pekerjaan, daya tarik perkotaan

  1. S2-1990-2135-abstract.pdf  
  2. S2-1990-2135-bibliography.pdf  
  3. S2-1990-2135-tableofcontent.pdf  
  4. S2-1990-2135-title.pdf