Penyusunan Paket Wisata Berbasis Heritage Cycling Tour di Kabupaten Kebumen
Fina Oktaviani, Dr. Nuryuda Irdana, S.P., M.M., H.T.S., C.H.E.
2025 | Tugas Akhir | D4 Bisnis Perjalanan Wisata
Kabupaten Kebumen tidak hanya memiliki potensi wisata alam, tetapi juga jejak warisan peninggalan modernisasi pada masa pemerintahan Arung Binang VII, baik berupa warisan benda dan takbenda. Potensi tersebut dapat dikembangkan sebagai wisata heritage. Hingga kini, wisata heritage belum menjadi fokus pengembangan pariwisata daerah, terbukti dari belum adanya pencatatan kunjungan wisatawan ke objek heritage meskipun jumlah wisatawan di Kebumen mencapai lebih dari dua juta orang pada tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komponen dan menyusun paket wisata berbasis heritage cycling tour di Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan dalam menyusun proyek akhir ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat komponen yang membentuk paket wisata, yaitu transportasi, akomodasi, restoran, atraksi wisata, dan pemandu wisata. Komponen paket wisata tersebut kemudian disusun dalam itinerary dan quotation yang membentuk paket wisata secara utuh. Paket wisata disusun untuk memberikan pengalaman tentang peninggalan modernisasi pada masa pemerintahan Arung Binang VII yang berupa bangunan bersejarah peninggalan kolonial berupa Hotel Mexolie, Kodim 0709 Lama Kebumen, Gereja Kristen Jawa, Gedung Prabasanti, Kantor Bupati Kebumen, dan SMP Negeri 7 Kebumen; kuliner berupa hidangan rijsttafel; dan kesenian berupa Tari Cepetan. Paket wisata ini disusun dalam satu hari perjalanan dengan menggunakan sepeda sebagai transportasi utama dan didampingi oleh pemandu wisata lokal. Penyusunan paket wisata ini mendukung penguatan identitas lokal melalui pelestarian sejarah sebuah kota.
Kebumen Regency not only has natural tourism potential, but also historical buildings left behind by the colonial government during the reign of Arung Binang VII, which experienced a peak in development. This potential can be developed as heritage tourism. However, heritage tourism does not yet become the focus of regional tourism development, as shown by the absence of visitor records at heritage sites, even though Kebumen receives more than two million tourists in 2023. This study aims to identify the components and design a heritage cycling tour package in Kebumen Regency. The research method was descriptive qualitative and the data were collected through observation, interviews, documentation, and literature study. The results show that the components forming the tour package include transportation, accommodation, restaurants, tourist attractions, and tour guides. These components are then arranged into an itinerary and quotation, resulting in a complete tour package. The tour package is designed to provide an experience of the legacy of modernization during the reign of Arung Binang VII, which includes historic colonial buildings such as the Hotel Mexolie, Kodim 0709 Lama Kebumen, Gereja Kristen Jawa, Gedung Prabasanti, Kantor Bupati Kebumen, dan SMP Negeri 7 Kebumen; culinary delights in the form of rijsttafel dishes; and the art of Tari Cepetan. The tour uses bicycles as the main mode of transportation and is accompanied by a local tour guide. This package is expected to support the strengthening of local identity through the preservation of the city’s historical heritage.
Kata Kunci : Kata kunci: paket wisata, wisata heritage, cycling tour, Kebumen