Laporkan Masalah

Kajian aspek sosial ekonomi dalam penyusunan rencana teknis lapangan daerah aliran sungai: Studi kasus Sub DAS Jatinegara DAS Telomoyo

Wahyu Budi Nurcondro, Prof. Dr.A.J. Suhardjo, M.A.

2003 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

INTISARI Di Sub DAS Jatinegara DAS Telomoyo telah dilakukan upaya-upaya rehabilitasi lahan dan konservasi lanah namun dirasakan masih belum memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan sehingga di daerah hilir masih merupakan daerah rawan banjir dan di bagian hulu tingkat erosinya relatif masih besar. Salah satu sebab kurang berhasilnya program tersebut adalah, karena faktor sosial ekonomi kurang diperhatikan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi, dukunganan aspek sosial ekonomi terhadap kegiatan rehabilitasi lahan dan konservasi tanah, dan menyusun araban/rekomendasi aspek sosial ekonomi kegiatan rehabibtasi lahan dan konservasi tanah pada Sub DAS Jatinegara, DAS Telomoyo, Parameter yang digunakan untuk menentukan kondisi sosial ekonomi dengan cara menganalisis tekanan penduduk, kegiatan dasar wilayah, dan pendapatan perkapita yang ketiganya merupakan parameter utama serta perkembangan kependudukan, fungsi pelayanan, dan keadaan tenaga kerja sebagai parameter pendukung. Untuk menentukan dukungan aspek sosial ekonomi digunakan tiga parameter meliputi : tingkat ketergantun.gan penduduk terhadap lahan. tingkat adopsi petani terhadap teknologi baru, serta keberadaan dan aktivitas kelembagaan. Arahan/rekomendasi aspek sosial ekon.omi ditentukan ciengan menumpangtindthkan peta tekanan penduduk, peta kegiatan dasar wilayah, dan peta pendapatan per kapita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada wilayah penelitian umumnya lahan pertanian sudah tidak dapat lagi untuk menampung lebih banyak petani karena semakin bertambahnya jumlah penduduk dan luas lahan pertanian yang menyempit. Mata pencaharian penduduk di wilayah pedesaan sebagian besar dari sektor pertanian sehingga penduduk sangat berganttmg pada lahan pertanian. Dengan keadaan pendapatan perkapita penduduk yang rendah berdampak pada tingkat kesejahteraan penduduk yang rendah pula sehingga penduduk cenderung mengolah lahannya tanpa memperhatikan kelestarian untuk mencukupi kebutuhan hjdupnya. Aspek sosial ekonomi dalam kegiatan rehabilitasi lahan dan konservasi tanah perlu diperhatikan dan dilaksanakan serta tidak boleh dikesampingkan mengingat dukungannnya yang cukup kuat dalam kegiatan tersebut. Dari kondisi yang ada maka pada wilayah tertentu perlu diarahkan atau chrekomendasikan untuk dilaksanakan pembukaan kesempatan kerja di sektor pertanian untuk mengurangi penduduk yang bekerja pada sektor pertanian, pengernbangan usahatani konservasi tanah dcngan intensifikasi dan daerah tertentu dengan ekstensifikasi pertanian agar produktivitas meningkat, perung.katan sarana dan prasarana pertanian serta pemberian kredit/modal pertanian, bantuan dan perhatian penuh pemerintah berupa pembinaan kelompok tani yang mantap sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Kata Kunci: Aspek Sosial Ekonomi, Rencana Teknik Lapangan, Daerah Aliran Sungai

ABSTRACT On Sub River basin of Jatinegara, part of the Telomoyo had effort rehabilitation and conservation of land, but it has still not obtained result as expected, so in lower part it was still as in flood area warning and upper part has been eraded still. One of causes was lack of successful program because social¬econoinic factor was less maintained. The objective of this research was to know a social-economic condition, to know support of social-economic aspects toward activities on rehabilitation and conservation of land, and give an instruction/recommendation of social-economic aspect on activities of rehabilitation and conservati.on of land in Sub River-side region of Jatinegara, part of the Telotnoyo. Parameter that used to detennine social-economic condition by using analysis intended on population, basic region activity, and income per capita, which the three was main parameters and population growth, function of servicing., and condition of workforce as supporting parameter. To determine support of social-economic aspect, it was used three parameters, including: level of population dependency to land, peasant adoption level to new technology, and existenc,e and activity of institution. Instruction/recommendation of social¬economic aspect was determined by wrapping map of population intention, map of basic region activity, and map ofincome per capita. R_esult of this research showed that on this region, agricultural land was commonly not fertile region to tap much more peasant because more population and less agricultural land. The most people life depends an agriculturer activities. By the condition of lower income per capita, it had impact on lower level of we,alth, then the people tended to manage their land without maintaining the sustainAbiltry, just for acquiring their life need. Social-economic aspect in activity 011 rehabilitation and conservation ofland need to be maintained and implemented considering the strong support in those activities. From the existent condition in this region, it need to be instructed Or recommended in performing the opening of job opportunity in agricultural sectors to diminish people who worked in this seclor. Development of farming efforts on conservation of land used intensification and in particular region, they used extensive one in order to irnprove productivity, increasing of agricultural utility and equipment and supplying of agric,ultural credit/investment. Aid and fully attention of government such as inaintaining the successful farming group, so that the can improve their income.

Kata Kunci : Aspek Sosial Ekonomi, Rencana Teknik Lapangan, Daerah Aliran Sungai

  1. S2-2003-14951-Wahyu_Budi_Nurcondro-abstract.pdf  
  2. S2-2003-14951-Wahyu_Budi_Nurcondro-bibliography.pdf  
  3. S2-2003-14951-Wahyu_Budi_Nurcondro-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2003-14951-Wahyu_Budi_Nurcondro-title.pdf