Pengaruh status pengguna Puskesmas terhadap permintaan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I dan II kecamatan Banguntapan, kabupaten dati II Bantul
Widya Agus Pramana, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Drs. Djarot Sadharto W., M.Sc.
1994 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKetimpangan pemanfaatan puskesmas di daerah perkotaan dan pedesaan ternyata dijumpai di Puskesmas Banguntapan I dengan wilayah kerja bertipologi perkotaan dan Puskesmas Banguntapan II yang bertipologi pedesaan. Maka untuk mengetahui adanya ketim- pangan tersebut dalam penelitian ini dicoba dikaji karakteristik pengguna di kedua puskesmas tersebut. Untuk penelitian ini mengambil judul "Pengaruh Status Sosial Pengguna Puskesmas Terhadap Permintaan Mutu Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan I dan II Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Daerah Tingkat II Bantul" dengan tujuan: 1) untuk mengetahui karakteristik puskesmas di daerah perkotaan dan daerah pedesaan, 2) untuk mengetahui karakteristik status sosial masyarakat pengguna puskesmas di Kecamatan Banguntapan, dan 3) untuk mengetahui pengaruh status sosial pengguna terhadap permintaan mutu pelayanan kesehatan di daerah perkotaan dan pedesaan sehingga hasilnya diharapkan dapat memberikan masukan atau informasi mengenai perbaikan pelayanan kesehatan di daerah perkotaan dan pedesaan di Kecamatan Banguntapan pada khususnya maupun daerah perkotaan dan pedesaan pada umumnya. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dan uji F test. Jumlah sampel yang diambil 94 responden terdiri dari 46 responden di wilayah kerja puskesmas I (perkotaan) dan 48 responden pada wilayah kerja II (pedesaan). Hasil penelitian ini memperlihatkan puskesmas di perkotaan (Puskesmas Banguntapan I) lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dari pada puskesmas di pedesaan (Puskesmas Banguntapan II), khususnya program pengobatan dan KIA. Pada program KB ternyata puskesmas di pedesaan jumlah pengguna lebih banyak. Pengguna puskesmas di perkotaan lebih banyak golongan pengguna dengan status sosial tinggi dari pada pengguna di pedesaan. Peningkatan keadaan daerah desa berkarakteristik pedesaan menja- di daerah berkarakteristik perkotaan mempengaruhi peningkatan permintaan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas adalah benar dan peningkatan permintaan mutu pelayanan di puskesmas dipengaruhi oleh status sosial masyarakat juga benar. Hasil tersebut memberi pengertian bahwa puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan perlu memperhatikan status sosial masyarakat daerah yang dilayaninya atau dengan adanya peningkatan kondisi daerah ke arah kondisi yang lebih baik perlu dibarengi dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan di puskesmas.
-
Kata Kunci : Pelayanan kesehatan;Pengguna Puskesmas,Banguntapan,Bantul,DIY