Keragaman Konsumsi dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Tani Bawang Merah di Lahan Pasir Pantai Kapanewon Kretek Kabupaten Bantul
Zaenatur Rizqiyah, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M. Ec.
2025 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keragaman konsumsi pangan rumah tangga petani bawang merah lahan pasir pantai di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul; (2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keragaman konsumsi pangan rumah tangga petani bawang merah lahan pasir pantai di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul; (3) mengetahui tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani bawang merah lahan pasir pantai di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul. Metode sampling menggunakan purposive sampling untuk penentuan responden dan lokasi penelitian. Jumlah responden sebanyak 41 rumah tangga petani. Metode analisis yang digunakan yaitu: (1) skor Pola Pangan Harapan (PPH); (2) analisis regresi linier bergandan; dan (3) klasifikasi silang Pangsa Pengeluaran Pangan (PPP) dan Tingkat Kecukupan Energi (TKE) oleh Jonddon dan Toole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rerata keragaman konsumsi pangan rumah tangga rani bawang merah Kapanewon Kretek belum beragam dengan skor PPH 82,61; (2) faktor-faktor yang berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keragaman pangan rumah tangga yaitu tingkat pendapatan; dan (3) rumah tangga tani bawnag merah lahan pasir pantai Kapanewon Kretek tergologn tahan pangan sebesar 80,49?n rentan pangan sebesar 19,51%.
This study aims to: (1) determine the dietary diversity of shallot farmer's households in sandy coastal area in Kretek Sub-district, Bantul Regency; (2) determine the factors influencing dietary diversity of shallot farmer's households in sandy coastal area in Kretek Sub-district, Bantul Regency; (3) determine the food security level of shallot farmer's households in sandy coastal area in Kretek Sub-district, Bantul Regency. The sampling methode used purposive sampling to determine the responders and research locations. A total of 41 farmers cultivated shallots in sandy coastal area. The analysis methods used were: (1) Desirable Dietary Pattern (DDP) score; (2) multiple linear regression; and (3) cross-classificaton of shared food expenditure and level of energy adequacy by Jonsson and Toole. The resultd show that (1) the average dietary diversity of shallot farming households in Kapanewon Kretek is not yet diverse, with an DDP score of 82.61; (2) the factors significantly influenced households' dietary diversity are income levels; and (3) around 80.49?lssified as fppd secure and 19.51% as food insecure.
Kata Kunci : bawang merah, keragaman konsumsi, pola pangan harapan, tingkat kecukupan energi, tingkat ketahanan pangan