Peningkatan Infrastruktur dan Aksesibilitas sebagai Upaya Mendorong Pembangunan di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari
Alexander minifos, Dr.Geog. Dodi Widiyanto, S.Si., M.Reg.Dev
2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Penelitian yang dilakukan
menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pengumpulan
data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada masyarakat di 16
(enam belas) desa, dokumentasi lapangan, serta sumber resmi seperti Badan Pusat
Statistik (BPS) Kabupaten Manokwari, Badan Pusat Statistik Distrik Prafi,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan dokumen perencanaan
lainnya. Analisis dilakukan menggunakan
pendekatan Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) sebagai
strategi pemetaan aksesibilitas desa serta analisis SWOT untuk merumuskan
strategi pembangunan.
Hasil penelitian yang
telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar desa di Distrik Prafi yang
memiliki akses terbatas dalam infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga
menghambatan mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta
terjangkauan layanan pendidikan dan kesehatan. Desa dengan akses baik akan
menunjukan perkembangan ekonomi dibandingkan dengan akses yang terbatas.
Tantangan utama dalam pembangunan adalah ketimpangan infrastruktur antar desa tetapi potensi besar ada pada
pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu peningkatan infrastruktur dasar
menjadi pilar utama dalam mempercepat
pemerataan pembangunan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Distrik
Prafi.
The research applies both descriptive quantitative and
qualitative methods, using field
observations, questionnaires distributed to residents of 16 villages, field
decumentation, and secondary data from official sources such as the Center
Bureau of Statictic (BPS), the District Development Plan (RPJMD), and other
planning document. The analysis employs the intergrated Rural Accessibility
Planning (IRAP) approach to map village accessibility and SWOT analysis to
formulate development strategies.
The findings reveal that most villages in Prafi Districk
still experience limited access to road and bridge infrastructure, which
hampers community mobility, agricultural distribution, and access to education
and services. Villages with better accessibility show stronger economic
development compared to those with limited access. The main challenge lies in
the infrastructure gap among villages, while significant potential exists in
the agricultural and plantation sectors.
Therefore. Strengthening basic infrastructure is essential as a foundation for
accelerating equitable development and improving community welfare in Prafi
District.
Kata Kunci : Infrasttruktur, Aksesibilitas, Distrik Prafi