Laporkan Masalah

Pengaruh Kebijakan Makroprudensial Terhadap Perilaku Pengambilan Risiko Perbankan

Christy Early Lonica Sembiring, Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D.,

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan makroprudensial (IMaPP) terhadap perilaku pengambilan risiko perbankan di Indonesia yang diproksi dengan Z-Score pada data panel perbankan. Estimasi utama menggunakan System-GMM untuk mengatasi dinamika panel dan potensi endogenitas; hasil pembanding PLS dan FEM (dengan efek waktu) disertakan sebagai pembanding.

Temuan utama adalah sebagai berikut. Pertama, IMaPP bertanda negatif dan signifikan terhadap Z-Score, yang menunjukkan efek transisi jangka pendek (penyesuaian intermediasi/margin yang sementara menurunkan Z-Score). Kedua, BI Rate tidak berpengaruh langsung secara rata-rata pada horizon satu triwulan dalam spesifikasi utama; saluran risk-taking moneter bersifat kondisional. Ketiga, interaksi BI Rate × IMaPP berpengaruh positif signifikan terhadap Z-Score, menegaskan bahwa policy-mix yang berjalan simultan meningkatkan efektivitas pengendalian risk-taking, khususnya pada rezim suku bunga lebih ketat. Keempat, pada karakteristik bank, LDR berpengaruh positif signifikan terhadap Z-Score (kanal likuiditas/intermediasi), sedangkan modal (EQTA) dan ukuran aset tidak signifikan setelah koreksi endogenitas.

Uji diagnostik Arellano-Bond tidak menemukan AR(2), uji Hansen tidak menolak validitas instrumen, dan jumlah instrumen dijaga di bawah jumlah kelompok, sehingga kesimpulan kebijakan bertumpu pada System-GMM. Secara implikatif, hasil menekankan pentingnya sequencing dan timing MaPP (PLM/GWM, RIM, LTV/DP, CCyB) yang terkoordinasi dengan pengetatan suku bunga, pengawasan terarah pada bank ber-LDR tinggi, serta dokumentasi yang jelas atas konstruksi Z-Score.Kebaruan studi terletak pada penggunaan indeks IMaPP terintegrasi dan pengujian interaksi moneter dan makroprudensial dalam menjelaskan risk-taking perbankan Indonesia.




This study aims to analyze the effect of macroprudential policy (IMaPP) on bank risk-taking in Indonesia, proxied by the Z-Score, using bank-level panel data. The main estimation employs System-GMM to address dynamic panel bias and potential endogeneity; Pooled OLS (PLS) and Fixed Effects (FEM) with time effects are included as benchmarks.The key findings are as follows. First, IMaPP is negative and statistically significant with respect to the Z-Score, indicating a short-run transition effect (intermediation/margin adjustments that temporarily reduce the Z-Score). Second, the BI Rate has no direct average effect on risk-taking at the one-quarter horizon in the main specification; the monetary risk-taking channel is conditional. Third, the BI Rate × IMaPP interaction is positive and significant for the Z-Score, confirming that a simultaneous policy mix enhances the effectiveness of risk-taking control, particularly under a tighter interest-rate regime. Fourth, among bank characteristics, LDR is positively significant for the Z-Score (liquidity/intermediation channel), while capital (EQTA) and asset size are not significant after correcting for endogeneity.

Diagnostic tests support identification: the Arellano Bond test finds no AR(2), the Hansen test does not reject instrument validity, and the instrument count is kept below the number of groups, so policy conclusions rest on the System-GMM estimates. In terms of implications, the results underscore the importance of sequencing and timing of MaPP tools (PLM/GWM, RIM, LTV/DP, CCyB) coordinated with interest-rate tightening, targeted supervision of high-LDR banks, and clear documentation of the Z-Score construction. The study’s novelty lies in the use of an integrated IMaPP index and the explicit testing of monetary and macroprudential interactions in explaining bank risk-taking in Indonesia.


Kata Kunci : Z-Score, IMaPP, BI Rate, interaksi kebijakan, System-GMM, risk-taking perbankan.

  1. S1-2025-481799-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481799-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481799-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481799-title.pdf