Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan Tingkat Pemanfaatannya dalam Aspek Gizi di Kabupaten Sleman
Ery Susanti, Aviria Ermamilia; Riani Witaningrum
2025 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi dan sala satu upaya penurunan AKI adalah melalui pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Namun, pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil, khususnya pada aspek gizi dinilai belum optimal. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan pengetahuan, sikap, dan kesadaran. Fenomena ini juga dipengaruhi oleh ibu yang cenderung mengakses informasi kehamilan melalui media sosial atau keluarga, sehingga fungsi dari buku KIA sebagai media edukasi gizi belum dimanfaatkan dengan maksimal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA dengan pemanfaatannya dalam aspek gizi.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional cross-sectional. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 78 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Chi-square menggunakan tingkat signifikansi p<0>
Hasil: Sebanyak 55 ibu hamil (70,5%) memiliki pengetahuan tentang buku KIA dalam kategori baik dan 48 ibu hamil (52,6%) memiliki tingkat pemanfaatan yang cukup terhadap buku KIA dalam aspek gizi. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA dengan tingkat pemanfaatan buku KIA terkait aspek gizi (p=0,001). Tidak ada hubungan antara variabel perancu dengan tingkat pemanfaatan buku KIA dalam aspek gizi.
Kesimpulan: Dapat
disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang buku
KIA dengan tingkat pemanfaatannya dalam aspek gizi.
Background: The maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains high, and one of the efforts to reduce MMR is through the use of Mother and Child Health (MCH) books. However, the use of MCH books by pregnant women, especially in terms of nutrition, is considered suboptimal. This is due to limitations in knowledge, attitudes, and awareness. This phenomenon is also influenced by mothers who tend to access pregnancy information through social media or family, so the function of the KIA book as a nutrition education medium has not been fully utilized.
Objective: This study aims to determine the relationship between pregnant women's knowledge of the MCH book and its use in nutritional aspects.
Method: This study is a quantitative descriptive observational study with a cross sectional design. Sampling was conducted using purposive sampling with a total of 78 participants. Data in this study were obtained through questionnaire completion. The relationship between variables was analyzed using the Chi-square test with p<0>
Result: A total of 55 pregnant women (70.5%) had good knowledge of the MCH book, and 48 pregnant women (52,6%) had sufficient utilization of the MCH book in terms of nutrition. There was a relationship between pregnant women's knowledge of the MCH book and their level of utilization of the MCH book in relation to nutrition (p=0.001). There was no relationship between confounding variables and the level of utilization of the MCH book in terms of nutrition.
Conclusion: It can be concluded that there is a
relationship between pregnant women's knowledge of the KIA book and the level of
its utilization in nutritional aspects.
Kata Kunci : Buku Kesehatan Ibu dan Anak, gizi ibu hamil, pemanfaatan