Laporkan Masalah

Analisis Sistem Informasi Warisan Budaya Pada Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD) (Studi Kasus: Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul)

Alfiaturrohmaniah, Irfan Rizky Darajat, S.I.P., M.A.

2025 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi

Proyek akhir ini berfokus pada implementasi pendataan pada Dapobud yang telah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Dalam penelitian ini juga dilakukan analisis berdasarkan enam aspek information system Success Model DeLone dan McLean yang terdiri dari kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna serta manfaat bersih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi partisipatif dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dapobud di Gunungkidul dapat dikatakan berhasil dalam mengintegrasikan dan menyajikan data kebudayaan secara terpadu. Pendataan kebudayaan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Gunungkidul dilakukan melalui pengisian formulir yang kemudian hasil dari isian formulir dikaji dan dimasukan pada laman Dapobud. Sebagai media pendataan, beberapa indikator dalam Dapobud perlu untuk ditingkatkan. Kualitas sistem dan informasi yang dihasilkan sudah cukup memadai, sementara kualitas layanan juga dinilai cukup memuaskan. Manfaat bersih yang dirasakan oleh pengguna dengan adanya Dapobud adalah dapat membantu dalam proses penyusunan dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Disamping itu, masih terdapat beberapa indikator yang perlu untuk ditingkatkan. Indikator tersebut meliputi kelengkapan, fitur, efektivitas, keamanan dan intensitas penggunaan.

This final project focuses on the implementation of data collection in Dapobud, which has been carried out by the Gunungkidul Regency Cultural Office. This study also conducts an analysis based on the six aspects of the DeLone and McLean Information System Success Model, which consists of system quality, information quality, service quality, usage, user satisfaction, and net benefits. This study uses a qualitative case study research method. Data collection was conducted through literature review, participatory observation, and interviews The results of this study indicate that Dapobud in Gunungkidul can be considered successful in integrating and presenting cultural data in an integrated manner. Cultural data collection carried out by the Gunungkidul Cultural Office is done by filling out forms, which are then reviewed and entered into the Dapobud website. As a data collection medium, several indicators in Dapobud need to be improved. The quality of the system and the information produced is adequate, while the quality of service is also considered satisfactory. The clear benefit felt by users with the existence of Dapobud is that it can assist in the process of compiling the Regional Cultural Concept Document (PPKD). However, there are still several indicators that need to be improved. These indicators include completeness, features, effectiveness, security, and intensity of use.

Kata Kunci : Pendataan, Kebudayaan, Information System Succes Model DeLone dan McLean.

  1. D4-2025-482655-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482655-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482655-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482655-title.pdf