Komik sebagai Media Komunikasi Verbal-Visual: Konstruksi Narasi Yoon Bum sebagai Tokoh Kompleks yang Rasional
Brilliantine Yusfa Tri Ananda, Prof. Nyarwi Ahmad, Ph.D.
2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Penelitian ini membahas bagaimana narasi Yoon Bum sebagai tokoh protagonis kompleks dikonstruksi secara rasional dalam manhwa Killing Stalking karya Koogi, yang menggabungkan genre yaoi dan thriller psikologis. Tokoh Yoon Bum dianalisis sebagai individu fiktif yang kompleks, tidak hanya sebagai korban, tetapi juga pelaku dalam hubungan abusif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana narasi Yoon Bum sebagai tokoh kompleks dikonstruksi secara rasional. Metode yang digunakan adalah analisis naratif kualitatif, dengan model analisis Catherine Riessman (telling, transcribing, analyzing), serta menggunakan teori Frederick Luis Aldama (agency, responsibility, movement) dan paradigma naratif Walter Fisher (koherensi dan fidelitas). Empat chapter utama (1, 15, 19, dan 67) dianalisis sebagai representasi perkembangan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yoon Bum memiliki tindakan sadar, kesadaran moral, serta pergerakan naratif yang signifikan. Narasi visual-verbal yang membentuknya bersifat koheren dan memiliki fidelitas tinggi, memungkinkan audiens memahami dan beresonansi dengan tokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tokoh Yoon Bum dalam Killing Stalking dikonstruksi secara rasional melalui narasi yang koheren dan memiliki fidelitas. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa komik dapat menjadi media naratif yang serius dalam menyampaikan kedalaman psikologis tokoh, dan membuka ruang baru dalam kajian komunikasi, khususnya dalam analisis tokoh fiksi.
This study discusses how Yoon Bum's narrative as a complex protagonist is rationally constructed in Koogi's manhwa Killing Stalking, which combines the yaoi and psychological thriller genres. The character of Yoon Bum is analyzed as a complex fictional individual, not only a victim, but also a perpetrator in an abusive relationship. This study aims to see how Yoon Bum's narrative as a complex character is rationally constructed. The method used is qualitative narrative analysis, with Catherine Riessman's analytical model (telling, transcribing, analyzing), and using Frederick Luis Aldama's theory (agency, responsibility, movement) and Walter Fisher's narrative paradigm (coherence and fidelity). Four main chapters (1, 15, 19, and 67) are analyzed as representations of character development. The results show that Yoon Bum has conscious actions, moral awareness, and significant narrative movement. The visual-verbal narrative that forms it is coherent and has high fidelity, allowing the audience to understand and resonate with the character. This study concludes that the character of Yoon Bum in Killing Stalking is rationally constructed through a coherent and fidelity narrative. Furthermore, this study confirms that comics can be a serious narrative medium for conveying the psychological depth of characters and opens up new opportunities in communication studies, particularly in the analysis of fictional characters.
Kata Kunci : Killing Stalking, Yoon Bum, analisis naratif, tokoh kompleks, komunikasi visual-verbal