Internship Report Marketing at Pt.Mitra Adiperkasa
Jasmine Aaliya Nasution, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.
2025 | Skripsi | MANAJEMEN
Pemasaran memainkan peran penting dalam membentuk persepsi merek, mempertahankan keterlibatan konsumen, serta menjaga daya saing merek dalam industri ritel. Penelitian ini membahas peran strategi pemasaran digital dalam mempertahankan relevansi merek Sephora Indonesia dalam konteks industri kecantikan Indonesia yang terus berkembang. Berdasarkan pengalaman magang selama empat bulan, analisis terhadap strategi pemasaran Sephora dilakukan melalui segmentation, targeting, and positioning (STP), social exchange theory dan Keller's customer-based brand equity model. Melalui penerapan teori-teori tersebut, penelitian ini menilai bagaimana taktik digital mempengaruhi persepsi merek dan loyalitas pelanggan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dengan influencer, keterlibatan di media sosial, serta program loyalitas berperan dalam memperkuat posisi merek. Selain itu, kampanye digital yang terlokalisasi dan inisiatif yang berorientasi pada tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) turut meningkatkan inklusivitas, loyalitas, dan kepercayaan konsumen. Secara keseluruhan, makalah ini memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai transformasi digital dalam industri kecantikan serta menekankan pentingnya pelokalan strategi pemasaran global untuk menciptakan keterhubungan dengan pada konsumen.
Marketing plays a vital role in shaping brand perception, maintaining consumer engagement and sustaining brand competitiveness in the retail industry. This paper discusses the role of digital marketing strategies in maintaining brand relevance for Sephora Indonesia, within the context of Indonesia’s evolving and fast-paced beauty industry. Drawing on a four-month internship experience, the analysis of Sephora’s marketing strategies was examined through the segmentation,targeting and positioning (STP) framework, social exchange theory and Keller’s customer-based brand equity model. Through the use of these theories it helped assess how digital tactics influence brand perception and customer loyalty. The findings highlight that influencer collaborations, social media engagement and loyalty programs play a role in strengthening brand positioning. Furthermore, localized digital campaigns and CSR-oriented initiatives enhance inclusivity, customer loyalty and trust. Overall, this paper provides a broader understanding of the beauty industry’s digital transformation and emphasizes the importance of localizing global marketing strategies to create a connection with consumer markets.
Kata Kunci : brand equity, beauty industry, influencer partnerships, social media, digital engagement