Studi tentang orientasi kerja mahasiswa dan minat kerjanya ke luar Pulau Jawa: (Studi kasus mahasiswa semester tujuh UNSOED-Purwokerto)
Soetji Lestari , Drs. Kasto, MA
1994 | Tesis | S2 KependudukanINTISARI Studi ini bertujuan untuk mengkaji orientasi kerja m.ahasiswa dan minat kerjanya ke luar Pulau Jawa, serta faktor-faktor yang berhu¬bungan dengan minat tersebut. Faktor-faktor yang dimaksud adalah jenis kelamin, status urutan kelahiran, keberadaari saudara/keluarga di luar Jawa, serta persepsi mahasiswa terhadap kondisi kerja di luar Jawa. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dengan mengambil studi kasus mahasiswa semester tujuh dari semua fakultas yang ada di Universitas Jenderal Soedirman-Purwokerto, Program S1. Kasus (sampel) yang diambil sebanyak 180 responden (± 20%) dari populasi sebanyak 838 mahasiswa. Sampel diambil secara simple random sampling. Dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesadaran dari mahasiswa bahwa bahwa ijasah sarj ana dan IP yang tinggi bukan merupakan jaminan dalam mendapatkan kerja, melainkan perlu adanya nilai tambah lainnya dengan keahlian dan ketrampilan tertentu. "Kelaggengan" dan "adanya jaminan hari tua" merupakan kriteria penting dalam mencari kerja, sehingga orientasi kerja mereka juga mengarah untuk menjadi pegawai negeri. "Daerah tempat bekerja" juga merupakan faktor penting dalam mencari kerja. Mereka cenderung memilih kota-kota besar atau bekerja di mana saja mau asal masih di Pulau Jawa (Jawa minded). Karena itu dapat dipahami dari 180 mahasiswa yang diteliti hanya 26,1% mahasis¬wa yang menyatakan berminat untuk bekerja di luar Pulau Jawa, sedangkan 35,6% menyatakan ragu-ragu dan 38,3% menyatakan tidak berminat. Dari mereka yang berminat ke luar Jawa tersebut, daerah yang dipilih umumnya merupakan daerah yang sudah "padat karya" (Lampung, Ujung Pandang dan kota-kota besar lainnya) sehingga minat mereka ke luar Jawa kurang banyak memberi makna dalam ikut mengembangkan daerah-daerah di luar Jawa. Dilihat dari sikapnya, dari seluruh mahasiswa yang diteliti, 56,7% di antaranya lebih memilih bekerja di Pulau Jawa meski dengan gaji yang kecil daripada bekerja di luar Pulau Jawa meski dengan gaji yang besar. Hal ini dapat dipahami, karena "gaji yang besar" bukan merupakan priori¬tas utama dalam mencari kerja, "kelanggengan" dan "adanya jaminan hari tua" lebih utama bagi mereka. Jenis kelamin, status kelahiran dan keberadaan saudara di luar Jawa terbukti memiliki hubungan yang signifi¬kan dengan minat kerja mahasiswa ke luar Jawa. Sebaliknya persepsi yang positif mengenai luar Jawa tidak dengan sendirinya merangsang minat kerja mahasiswa ke luar Jawa, apabila tidak disertai keberadaan saudara ataupun teman dekat di daerah tujuan yang berfungsi sebagai sumber informasi keadaan di daerah tujuan. Mengingat bahwa keberadaan saudara ataupun teman dekat di daerah tujuan merupakan sumber informasi penting mengenai keadaan di daerah lain, maka perlu adanya kerj a sama yang intensif antara Perguruan tinggi dengan alumni yang telah bekerja. Melalui alumni ini diharapkan bisa memberikan bantuan informasi yang berkaitan dengan dunia kerja kepada adik- adik kelasnya. Tentu saja yang perlu dipikirkan di sini adalah bagaimana agar alumni tetap memiliki "sense of belonging" terha¬dap almamaternya sehingga bisa diciptakan kerja sama tersebut.
ABSTRACT The aim of the study is to investigate the work orientation of university students, their interests to work outside Java, and factors which have particular relations with these interest. These include sex, status of sequence of birth, the existence of families living outside Java, and perception of university students towards employment condi¬tions outside Java. To achieve these aims a study was conducted to university students who were at their seventh semester of Strata I of all faculties of Jenderal Soedirman University Purwakerto, Central Java. As many as 180 university students (or approximately 20 percent) out of 838 stu¬dents are selected as samples. These selection was done by using simple random sampling. The study shows that university students are fully aware that a university graduate with high IP is no guarantee of succeediRg to obtain employment. He should have some additional scientific knowledge, or obtain the necessary skills, to be abble to find employment. Guarantee in old age is an important criteria to find an occupation, and that is why their main aims are to become goverment officials. Place of work also become an important factor to be seriously considered. University graduates tend to prefer to find employment in large cities or anywhere as long they could find work in Java. It is therefore easily understood that only 26.1 percent out of 180 university students wished to find employment outside Java, whereas 35.6 percent were still doubtful, and 38.3 percent stated that they were not interested in the idea to work outside Java. The cities mostly prefererred by the university graduates are the labour-intensive regions such as Lampung, Pandang, and other big cities; so, their interest to work outside Java did not make significant positive influences in regional development which was actu¬ally the main aims of work. Judging from their attitudes studied, 56.7 percent of respondents preferred to find employment in Java with small income rather than to become employed outside Java which promised them much better salaries. This could be understood, since "large salaries" considered as the main priority to find an occupation. "Eternity" as well as "guarantee in old age" are more important for them. Sex, birth status, and the existence of families living outside Java proved to have significant relations with the interest of working outside Java. On the other hand, positive perception about the living conditions outside Java did not, in itself, stimulate the working interest if the had no fami¬lies or close friends which could function as of information about the prospective region where they later worked. Since families or close friends are considered important as the source of information, it is necessary to establish close relation and intensive cooperation between universities and their alumni who are already employed. These people are expected to give the necessary infor¬mation to the juniors. It is also important for the alumni to have a sense of belonging" with their almamater in order to maintain work cooperation.
Kata Kunci : Orientasi Kerja Mahasiswa,Minat Kerja dan Migrasi,Kependudukan