Pengaruh Ukuran Biji Yang Berbeda Terhadap Produksi Dan Kandungan Nutrien Hijauan Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis)
Muhammad Rosyid Aunillah, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ukuran biji terhadap produksi dan kandungan nutrien hijauan kacang koro pedang (Canavalia ensiformis). Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan 3 perlakuan ukuran biji yang berbeda, yaitu kecil (0,75 g), sedang (1,25 g), dan besar (1,75), masing-masing dengan 4 kali ulangan. Pemanenan dilakukan pada hari ke-60 setelah tanam dan dilanjutkan analisis produksi dan kandungan nutrien mencakup bahan kering (BK), bahan organik (BO), lemak kasar (LK), serat kasar (SK) dan protein kasar (PK). Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan dilanjutkan dengan pengujian Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada selang kepercayaan 95% menggunakan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan ukuran biji sedang (1,25 g) menghasilkan kandungan bahan kering daun, bahan organik batang, dan serat kasar batang yang lebih tinggi (P<0>(Canavalia ensiformis) yang lebih tinggi.
This
study aims to evaluate the effect of seed size on production and nutrient
content of sword bean (Canavalia ensiformis) forage. The study was
conducted at the Laboratory of Forage and Pasture, Faculty of Animal Science,
Gadjah Mada University. The research was carried out using a completely
randomized design (CRD) with a unidirectional pattern, consisting of three
different seed size treatments: small (0,75 g), medium (1,25 g), and large
(1,75 g). Harvesting was conducted on the 60th day after planting, followed by
analysis of biomass production and nutrient content, including dry matter (DM),
organic matter (OM), crude fat (CF), crude fiber (CFi), and crude protein (CP).
The obtained data were analyzed using ANOVA and followed by Duncan's Multiple
Range Test (DMRT) at a 95% confidence interval using the Statistical Package
for the Social Sciences (SPSS) version 26. The research results showed that
medium seed size (1,25 g) resulted in higher leaf dry matter content, stem
organic matter, and stem crude fiber (P<0>(Canavalia ensiformis) forage.
Kata Kunci : Canavalia ensiformis, kandungan nutrien, perkecambahan tanaman, produksi, dan ukuran biji.