Tingkah Laku Abnormal Domba Texel Pada Lingkungan Tropis Dalam Sistem Pemeliharaan Intensif
Shafira Nissa Sugiyanto, Ir. Hamdani Maulana, S.Pt., M.Sc., IPP.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku abnormal domba Texel pada lingkungan tropis yang dipelihara secara intensif. Sampel yang digunakan sebanyak 19 ekor domba Texel berusia satu sampai dua tahun yang diamati selama 12 hari secara terus menerus pada kandang koloni (228 data). Setiap ternak diamati selama 15 menit per jam pada pukul 06.00 hingga 18.00. Parameter yang diamati antara lain kondisi lingkungan (suhu dan kelembapan udara), dan tingkah laku meliputi postur tubuh (basic posture), tingkah laku lokomotor (locomotor behavior), tingkah laku ingestif (ingestive behavior), dan tingkah laku abnormal (abnormal behavior). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Rata-rata suhu kandang pada pemeliharaan intensif berada pada rentang 20,85±0,40°C–24,61±1,71°C dengan rata-rata kelembapan pada rentang 75,63±10,29%–89,00±5,33%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkah laku abnormal pada domba memiliki rata-rata durasi yang rendah yaitu chewing pen fixtures 0,08±0,33 menit/hari-teramati, pacing 0,02±0,09 menit/hari-teramati, wool-pulling 0,01±0,07 menit/hari-teramati, pawing 0,08±0,15 menit/-teramati serta tingkah laku panting tidak ditemukan. Lingkungan pemeliharaan intensif bagi domba Texel terbukti memadai serta menciptakan kondisi yang nyaman, ditunjukkan dengan minimnya kemunculan tingkah laku abnormal.
This study aimed to determine abnormal behaviors of Texel sheep reared in tropical climate under intensive production system. The sample consisted of 19 Texel sheep aged one to two years. Observations were conducted continuously for 12 days in colony pens, yielding 228 data points. Each animal was observed for 15 minutes per hour from 6:00 to 18:00. Environmental conditions, including air temperature and humidity, were recorded. The observed behaviors included basic posture, locomotor behavior, ingestive behavior, and abnormal behavior. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The average pen temperature ranged from 20.85 ± 0.40°C to 24.61±1.71°C. Average humidity ranged from 75.63±10.29% to 89.00±5.33%. Abnormal behaviors had low average durations: chewing pen fixtures 0.08±0.33 minutes per observed day; pacing 0.02 ± 0.09 minutes per observed day; wool-pulling, 0.01 ± 0.07 minutes per observed day; pawing, 0.08 ± 0.15 minutes per observed day, and panting was not observed. Intensive production system environments for Texel sheep proved to be adequate, as the minimal occurrence of abnormal behaviors indicated that the conditions were comfortable.
Kata Kunci : Domba Texel, Lingkungan Tropis, Sistem Pemeliharaan Intensif, Tingkah Laku Abnormal