Laporkan Masalah

Sketsa Komedi Satire dan Politik Partisan: Analisis Isi Kualitatif Konten Akun TikTok @politikinaja Periode 18 Desember 2023 - 10 Februari 2024

Ghifari Habib Yunus, Adam Wijoyo Sukarno, S.I.P., M.A.

2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Satire politik sebagai bentuk humor semakin banyak tersebar di media sosial, menjadi bagian dari dinamika komunikasi dalam Pemilu 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan sketsa komedi satire oleh akun @politikinaja untuk mengkonstruksi pesan politik partisan terhadap tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden selama periode kampanye Pemilihan Presiden pada Pemilu 2024. Penelitian dilakukan dengan paradigma interpretif dan metode analisis isi kualitatif, menggunakan teori satire politik dan konsep identifikasi politik partisan sebagai landasan. Data dikumpulkan dari sepuluh video yang sesuai kriteria dan menampilkan ketiga pasangan calon. Analisis difokuskan pada elemen visual, naratif, dan simbolik dalam setiap konten. Hasil analisis menunjukkan bahwa @politikinaja secara konsisten menghadirkan satire politik yang memihak. Melalui sketsa komedi, akun ini memperkuat citra kubu 02 (Prabowo-Gibran) sekaligus merendahkan kubu 01 (Anies-Muhaimin) dan 03 (Ganjar-Mahfud). Satire, pemilihan isu, dan simbol partisan digunakan untuk membentuk pesan partisan, menegaskan perannya sebagai konten kreator politik partisan.

Political satire as a form of humor has increasingly circulated on social media, becoming part of the communication dynamics during the 2024 Presidential Election. This study analyzes how the TikTok account @politikinaja employed satirical comedy sketches to construct partisan political messages about the three presidential and vice-presidential candidate pairs. Conducted within an interpretive paradigm and using qualitative content analysis, the research draws on political satire theory and the concept of partisan political identification. Data were collected from ten videos that met the criteria and featured all three candidate pairs. The analysis focused on visual, narrative, and symbolic elements within each video. Findings indicate that @politikinaja consistently delivered partisan political satire. Through comedy sketches, the account reinforced the image of the 02 political bloc (Prabowo–Gibran) while discrediting the 01 (Anies–Muhaimin) and 03 (Ganjar–Mahfud) blocs. Satire, issue selection, and partisan symbols were strategically employed to construct partisan messages, underscoring the account’s role as a partisan political content creator.

Kata Kunci : konten kreator partisan, Pemilu 2024, satire politik, sketsa komedi, TikTok

  1. S1-2025-477103-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477103-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477103-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477103-title.pdf