Karakteristik Eksterior Domba Hasil Persilangan Dorper Dan Garut
Pradiptya Arrohman, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Upaya peningkatan produktivitas ternak domba di Indonesia terus dilakukan melalui program persilangan antara domba lokal dan impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik eksterior domba hasil persilangan domba pejantan Dorper dan betina Garut. Penelitian ini menggunkan 107 ekor domba yang terdiri atas 34 ekor anak (3-4 bulan), 33 ekor muda (8-10 bulan), dan 40 ekor dewasa (>12 bulan). Penelitian dilakukan dengan metode survei melalui pengamatan dan pengukuran langsung pada ternak. Data yang diambil meliputi karakteristik eksterior kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Perbedaan nilai antar jenis kelamin dianalisis dengan Independent sample T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa jantan dewasa mayoritas memiliki muka datar (80%), punggung datar (85%), bertanduk (70%), telinga mendatar ke samping (85%), tubuh berwarna putih (85%), kepala hitam (50%), serta leher berwarna putih (35%). Domba betina dewasa mayoritas memiliki muka datar (85%), punggung datar (65%), tidak bertanduk (90%), telinga jatuh ke bawah (60%), tubuh berwarna putih (90%), kepala hitam (50%), serta leher berwarna campuran (60%). Panjang badan absolut, panjang badan relatif, tinggi gumba, tinggi pinggul, lebar pinggul, lingkar dada, dalam dada, dan lebar dada domba jantan dan betina dewasa berturut-turut masing-masing adalah 78,20±8,04 dan 71,15±3,79 cm; 78.20±07.98 dan 69.90±03.88 cm; 70,55±4,82 dan 65,45±4,67 cm; 67,00±5,40 dan 60,00±3,66 cm; 17,60±2,93 dan 17,40±1,73 cm; 91,60±6,87 dan 84,63±6,19 cm; 40,55±23,43 dan 34,50±1,91 cm; 25,65±4,75 dan 25,60±2,74 cm. Panjang badan absolut, panjang badan relatif, tinggi gumba, tinggi pinggul, lingkar dada, dalam dada, tinggi sternum, lingkar perut tengah, lingkar perut ujung, panjang kepala, lebar kepala, panjang tanduk, dan bobot badan domba jantan lebih besar (P<0>
The efforts to increase sheep productivity in Indonesia are continuously carried out through crossbreeding programs between local and imported breeds. This study aimed to investigate the exterior characteristics of Dorper-Garut crossbred sheep. A total of 107 head of Dorper-Garut crossbred sheep consisting of 34 head of lambs (3–4 months), 33 head of young (8–10 months), and 40 head of adults (>12 months) were used in this study. The study was conducted using a survey method through direct observation and measurement of the animals. Data collected included both qualitative and quantitative traits, and the qualitative data analyzed descriptively, while differences between sexes were analyzed using the Independent sample T-test. The results showed that adult rams were dominated by flat facial profile (80%), flat back profile (85%), horned (70%), horizontal ear orientation (85%), white body color (85%), black head color (50%),and white neck color (35%). Adult ewes were dominated by flat facial profile (85%), flat back profile (65%), polled (90%), drooping ear orientation (60%), white body color (90%), black head color (50%), and mixed neck color (60%). Abslute body length, relative body length withers height, hip height, hip width, heart girth, heart depth, and heart width of adult rams and ewes were 78.20±8.04 and 71.15±3.79 cm; 78.20±07.98 and 69.90±03.88 cm; 70.55±4.82 and 65.45±4.67 cm; 67.00±5.40 and 60.00±3.66 cm; 17.60±2.93 and 17.40±1.73 cm; 91.60±6.87 and 84.63±6.19 cm; 40.55±23.43 and 34.50±1.91 cm; and 25.65±4.75 and 25.60±2.74 cm, respectively. Absolute body length, relative body length, withers height, hip height, heart girth, heart depth, sternum height, mid-abdominal girth, rear-abdominal girth, head length, head width, horn length, and body weight of rams at all age were higher (P<0>
Kata Kunci : persilangan, karakteristik, kualitatif, kuantitatif