Pemetaan perubahan penggunaan lahan kecamatan Imogiri kabupaten Bantul tahun 2001-2006
Nuki Kartikaningrum, Sigit Heru Murti, S.Si.M.Si
2008 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFROMASI GEOGRAFI SVABSTRAK Perubahan penggunaan lahan merupakan berubahnya fungsi suatu penggunaan lahan menjadi penggunaan lahan yang baru karena faktor tertentu. Penelitian yang berjudul Pemetaan Perubahan Penggunaan Lahan Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul dalam kurun waktu dari tahun 2001 hingga tahun 2006. Survei lapangan yang dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel enggan mempertimbangkan faktor dalam satuan pemetaan yang mempunyai sifat yang berbeda-beda yang dilakukan secara acak untuk setiap pemetaan berdasarkan tujuan penelitian. Jumlah titik sampel yang diambil dalam survei lapangan adalah 41 titik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peta Rupa Bumi Indonesia skala 1:25.000 tahun 1999, citra IKONOS tanggal pemotretan 28 Mei 2006, serta foto udara skala 1:20.000 tahun 2001. Analisis perubahan penggunaan lahan yang digunakan adalah hasil overlay peta penggunaan lahan tahun 2001 dan peta penggunaan lahan tahun 2006. Hasil uji ketelitian interpretasi foto udara didapat persentase keakuratan 76% untuk aterpretasi foto udara dan 88% untuk interpretasi citra. Hasil penelitian ini berupa Peta Perubahan penggunaan lahan Kecamatan Imogiri abupaten Bantul tahun 2001-2006 yang berisi informasi hampir 30% penggunaan lahan Kecamatan Imogiri pada tahun 2006 yang memiliki luas keseluruhan 5448.69 ha telah mengalami perubahan. Total penggunaan lahan di Kecamatan Imogiri yang tidak mengalami perubahan memiliki luas 3787.12 ha, sedangkan total penggunaan lahan engan luas 1661.57 ha yang menyebar di seluruh desa di Kecamatan Imogiri telah mengalami perubahan. Perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Imogiri meliputi 79.82 ha atau 10.82% penggunaan lahan ladang tegalan berubah menjadi permukiman dak teratur. Perkebunan dengan luas 199.23 ha atau 11.9% berubah menjadi ladang/tegalan dan permukiman tidak teratur. Penggunaan lahan rumput/lahan kosong dengan luas 955.63 ha atau 57.51% berubah menjadi gedung, kuburan, ladang/tegalan, permukiman tidak teratur, permukiman teratur dan semak belukar. 326.66 ha atau 9.65% sawah irigasi berubah menjadi gedung, kuburan permukiman tidak teratur, permukiman teratur dan ladang/tegalan. Sawah tadah hujan dengan luas 0.10 ha atau 006% berubah menjadi kuburan, permukiman teratur dan pertokoan. Penggunaan semak belukar dengan luas 0.10 ha atau 0.006% berubah menjadi kuburan, ladang/tegalan, permukiman tidak teratur, permukiman teratur.
-
Kata Kunci : Penggunaan Lahan, Pemetaan