Laporkan Masalah

Pemanfaatan sistem informasi geografis untuk mengetahui tingkat erosi di sub DAS Lutut kabupaten Temanggung

Teguh Hasanudin, Drs. Zuharnen, M.S

2005 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFROMASI GEOGRAFI SV

ABSTRAK Secara administrasi Sub DAS Lutut meliputi wilayah Kecamatan Bejen, Candiroto, Tretep, dan Wonoboyo Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Daerah penelitian mempunyai topografi yang berbukit dan bergunung yang mempunyai tingkat kerentanan terhadap bahaya erosi sangat tinggi. Dengan kondisi tersebut, serta matapencaharian penduduk yang sebagian besar petani dalam melakukan pengolahan lahan seringkali menimbulkan kerusakan lahan yang akan berakibat semakin besarnya erosi yang terjadi. Dengan alasan tersebut, penelitian mengenai bahaya erosi perlu dilakukan pada daerah Sub Das Lutut ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat bahaya erosi dan persebarannya berdasarkan perhitungan parameter-parameter erosi. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa peta penggunaan lahan, peta erodibilitas tanah, peta kemiringan lereng, peta administrasi kabupaten Temanggung, dan data curah hujan dari stasiun pengamat hujan. Metode yang digunakan untuk pendugaan besarnya erosi adalah dengan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) yang dikemukaan oleh Weischmeier dan Smith (1978, dalam Departemen Kehutanan, 1998). Klasifikasi bahaya erosi yang digunakan adalah klasifikasi dari Departemen Kehutanan (1998). Untuk pengolahan datanya dengan menggunakan Teknologi Sistem Informasi Geografis. Dari hasil pengolahan data, daerah penelitian terbagi menjadi 5 kelas tingkat bahaya erosi. Kelas erosi sangat ringan seluas 1.854,36 ha (19,51%), kelas erosi ringan 2.636,90 ha (27,74%), kelas erosi sedang 932,71 ha (19,81 %), dan kelas erosi berat 2.168,21 ha (22,81%), sedangkan kelas erosi sangat berat mempunyai luas daerah 1.913,72 ha (20,13%). Dengan pemetaan tingkat bahaya erosi tersebut dapat diperoleh informasi bahwa erosi yang terjadi didaerah penelitian termasuk erosi yang membahayakan, terutama di daerah hulu Sub DAS Lutut yang mempunyai kelas erosi berat sampai sangat berat dan terletak pada daerah dengan kemiringan lereng curam. Agar erosi yang terjadi tidak terus meningkat, diperlukan tindakan-tindakan pengolahan lahan yang tepat, sehingga persebaran erosi tidak meluas ke daerah lain.

-

Kata Kunci : Erosi, Sistem Informasi Geografis

  1. S1-2005-146170-Abstract.pdf  
  2. S1-2005-146170-Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-146170-TableofContent.pdf  
  4. S1-2005-146170-Title.pdf