Laporkan Masalah

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI MASA PANDEMI COVID-19: LITERATURE REVIEW

Lila Isolina Maniani, Widyawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D; Dr. Wiwin Lismidiati, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat

2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan Antenatal Care (ANC). Tingkat kematian ibu dan bayi meningkat signifikan, sebagian besar disebabkan oleh komplikasi yang tidak terdeteksi akibat menurunnya kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan ANC. Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan ini penting untuk dikaji agar dapat dijadikan dasar dalam intervensi pelayanan kesehatan maternal.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil menjalani pemeriksaan ANC saat pandemi Covid-19.

Metode: Penelitian ini merupakan literature review yang disusun secara sistematis menggunakan pendekatan PICO dan PRISMA flowchart. Literatur diperoleh dari tiga database utama (PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane), dengan kata kunci seperti “pregnant woman”, “antenatal care”, dan “coronavirus”. Setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria Inklusi: Artikel lima tahun terakhir, Artikel berbahasa Inggris dan berbahasa indonesia, Artikel dapat diakses secara Free full text. Dari 795 artikel yang ditemukan, dilakukan penyaringan judul, abstrak dan full text.  Sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria terpilih untuk dianalisis. 


Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor-faktor signifikan yang sering ditemukan dalam penelitian adalah tingkat pengetahuan, akses ke fasilitas kesehatan, dukungan keluarga, ketakutan terhadap Covid-19, dan kebijakan pembatasan sosial. Faktor pendidikan dan dukungan dari tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan.

Kesimpulan: Kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan ANC selama pandemi dipengaruhi oleh pendidikan, usia, tempat tinggal, akses layanan kesehatan, dan dukungan keluarga. Kekhawatiran terhadap Covid-19 dan kebijakan pembatasan saat pandemi menurunkan kepatuhan sementara dukungan emosional serta pengetahuan yang cukup berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan.


Background: The Covid-19 pandemic has had a major impact on health services, including Antenatal Care (ANC). Maternal and infant mortality rates have increased significantly, largely due to undetected complications resulting from decreased compliance among pregnant women in undergoing ANC check-ups. The factors influencing this compliance are important to examine so that they can be used as a basis for maternal health service interventions.

Objective: This study aims to analyze the factors that influence pregnant women's compliance with antenatal care (ANC) during the Covid-19 pandemic.

Method: This study is a systematic literature review using the PICO approach and PRISMA flowchart. Literature was obtained from three main databases (PubMed, ScienceDirect, and Cochrane), with keywords such as “pregnant woman”, “antenatal care”, and “coronavirus”. After the selection process based on inclusion and exclusion criteria. Inclusion Criteria: Articles from the last five years, Articles in English and Indonesian, Articles can be accessed in Free full text. Of the 795 articles found, title, abstract and full text were screened. A total of 8 articles meeting the criteria were selected for analysis.

Results: The results of the analysis show that compliance among pregnant women is influenced by various factors, both internal and external. Significant factors that are often found in research include level of knowledge, access to health facilities, family support, fear of Covid-19, and social restriction policies. Education and support from health workers also play an important role in increasing compliance.

Conclusion: Pregnant women's compliance with ANC checkups during the pandemic was influenced by education, age, place of residence, access to health services, and family support. Concerns about Covid-19 and restrictive policies during the pandemic reduced compliance, while emotional support and sufficient knowledge played an important role in increasing compliance.

Kata Kunci : Antenatal care; Covid-19; faktor; kepatuhan; ibu hamil.

  1. S1-2025-431977-abstract.pdf  
  2. S1-2025-431977-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-431977-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-431977-title.pdf