“Strategi Adaptasi Petani” Studi Keberlanjutan Perladangan Berpindah di Desa Tandeallo, Sulawesi Barat
Nurberlian, Dr. Agung Wicaksono, S.Ant., M.A.
2025 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA
Penelitian ini membahas strategi adaptasi petani di Desa Tandeallo, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dalam mempertahankan keberlanjutan sistem perladangan berpindah di tengah tekanan sosial-ekonomi, sementara di banyak wilayah lain praktik serupa telah berubah akibat pergeseran ke komoditas pasar. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan alasan utama petani di Desa Tandeallo tetap mempertahankan sistem perladangan berpindah, serta menggali pandangan mereka terhadap pilihan komoditas dan moda produksi subsisten yang dijalankan. Pertanyaan penelitian yang dirumuskan adalah mengapa petani di Desa Tandeallo tidak sepenuhnya mengubah ekosistem perladangan mereka ke commodity crop? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan etnografi dengan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Subjek penelitian adalah petani di Desa Tandeallo yang melakukan budidaya komoditas pasar di samping budidaya tanaman pangan melalui sistem perladangan berpindah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan sistem perladangan di Tandeallo tidak hanya ditopang oleh keberadaan varietas benih, tetapi juga oleh penerapan etika subsisten. Etika ini mencakup pengetahuan lokal, pembagian tenaga kerja komunal, dan zonasi lahan garapan yang jelas. Prinsip yang sama diterapkan dalam pengelolaan komoditas pasar melalui pemilihan jenis tanaman yang mempertimbangkan kondisi lahan, teknik multi cropping untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, pengaturan waktu panen dan ritme penjualan guna mengatasi keterbatasan infrastruktur dan akses pasar, serta mekanisme kerja berbalas non-upah untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja produktif. Faktor-faktor tersebut memperlihatkan Strategi Adaptasi petani yang bersifat rasional, sehingga mereka mampu menjaga kesinambungan perladangan berpindah dan pertanian komoditas pasar tanpa sepenuhnya meninggalkan mekanisme subsistennya.
This research examines peasant adaptation strategies in Tandeallo Village, Majene Regency, West Sulawesi, focusing on how peasants sustain their swidden agriculture system amidst socio-economic pressures, at a time when similar practices in many other regions have shifted toward market-oriented commodities. The objective of this study is to explain the main reasons why Tandeallo peasants continue to uphold swidden agriculture, as well as to explore their perspectives on commodity choices and the subsistence production modes they practice. The central research question is: why do peasants in Tandeallo not entirely transform their swidden ecosystem into commodity crops? To answer this question, the study employs the ethnographic method with three data collection techniques, participant observation, in-depth interviews, and literature review. The research subjects are Tandeallo peasants who cultivate market commodities alongside food crops through the inherited practice of swidden agriculture.
The findings show that peasant adaptation strategies in Tandeallo are sustained not only by the availability of seed varieties but also by the application of a subsistence ethic. This ethic encompasses local knowledge, communal labor sharing, and clear land-use zoning. Similar principles are also applied in the management of commodity crops, through crop selection based on land conditions, multi-cropping techniques to address diverse household needs, scheduling of harvests and sales rhythms to cope with infrastructural and market access limitations, as well as reciprocal non-wage labor arrangements to overcome the shortage of productive workers. These factors demonstrate that peasant adaptation strategies are rational and contextually grounded, enabling peasants to sustain both swidden agriculture and market-oriented farming without entirely abandoning their subsistence mechanisms.
Kata Kunci : Perladangan berpindah, Adaptasi Petani, Etika subsisten dan Komoditi Pasar