EKSPLORASI IDENTITAS GENDER DAN SEKSUALITAS DALAM RUANG @RANDOM CHATSS BOT TELEGRAM
Safa Nur'Aini Yunisawijayanti, Yulida Pangastuti. S.Sos., M.Soc.Sci., Ph.D.
2025 | Skripsi | Sosiologi
Penelitian ini mengkaji bagaimana affordances yang merupakan peluang dan keterbatasan yang muncul dari fitur-fitur pada ruang digital anonim @Random Chatss bot Telegram berimplikasi pada konstruksi identitas gender dan seksualitas pengguna. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana ruang digital anonim @Random Chatss bot menjadi arena kontestasi norma dan kuasa simbolik. Dengan menempatkan fenomena @Random Chatss bot pada konteks modernitas lanjut, studi ini menggunakan konsep plastic sexuality yang dikemukakan oleh Giddens, dan konsep affordances menurut Bucher & Helmond. Penelitian ini menegaskan bahwa ruang anonim bukanlah ruang netral, melainkan arena negosiasi identitas, kuasa, dan norma yang terus berlangsung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode netnografi terhadap enam informan dari beragam identitas (laki-laki, perempuan, dan nonbiner). Penelitian ini menemukan bahwa affordances seperti anonimitas, aksesibilitas, interaksi berbasis teks, dan fitur report bekerja secara kompleks dan tidak netral dalam membentuk pengalaman pengguna dalam interaksi seksual dan narasi identitas. Meskipun affordances dalam ruang digital anonim memberikan peluang bagi perempuan dan individu nonbiner untuk melakukan eksplorasi identitas secara cair dan bersifat eksperimental. Namun, dinamika yang berlangsung di dalamnya secara bersamaan turut memproduksi norma-norma heteronormative, mempertahankan dominasi maskulinitas, serta memperkuat ketimpangan kuasa simbolik yang telah mengakar dalam relasi gender.
This study examines how affordances, which are the opportunities and limitations arising from the features of the anonymous digital space of the @Random Chatss bot Telegram, have implications on the construction of users’ gender identities and sexualities. Furthermore, this study also examines how the anonymous digital space of the @Random Chatss bot serves as an arena for the contestation of norms and symbolic power. Placing the phenomenon of @Random Chatss bot within the context of late modernity, this study employs the concept of plastic sexuality proposed by Giddens and the concept of affordances according to Bucher & Helmond. This research asserts that anonymous spaces are not neutral spaces but rather arenas of ongoing negotiation of identity, power, and norms. This study uses qualitative research with a netnographic method involving six informants from diverse identities (male, female, and non-binary). The study finds that affordances such as anonymity, accessibility, text-based interaction, and the report feature work in complex and non-neutral ways in shaping user experiences in sexual interactions and identity narratives. Although affordances in the anonymous digital space provide opportunities for women and non-binary individuals to explore identities in fluid and experimental ways, the dynamics within simultaneously reproduce heteronormative norms, maintain masculine dominance, and reinforce entrenched symbolic power imbalances in gender relations.
Kata Kunci : Anonimitas Digital, Affordances, Seksualitas Digital, Konstruksi Gender, Telegram