Laporkan Masalah

Pelaksanaan Perjanjian Terapeutik pada Tindakan Kateterisasi Jantung di RSUP Dr. Sardjito

Amanda Sukma Destyana, Umar Mubdi, S.H., M.A.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaiaan pelaksanaan perjanjian terapeutik pada tindakan kateterisasi jantung di RSUP Dr. Sardjito serta mengetahui bentuk pelindungan hukum yang diberikan oleh RSUP Dr. Sardjito kepada pasien tindakan kateterisasi jantung. 

 

Penulisan hukum ini dilakukan dengan menggunakan metode normatif-empiris yang menggabungkan antara penelitian kepustakaan dengan penelitian lapangan. Teknik yang digunakan dalam penelitian kepustakaan adalah dengan mengkaji referensi-referensi yang berasal dari data sekunder, sedangkan dalam penelitian lapangan dilakukan dengan metode wawancara terhadap responden yang didasari dengan suatu pedoman wawancara. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

 

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan perjanjian terapeutik tindakan kateterisasi jantung di RSUP Dr. Sardjito telah memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata yakni kesepakatan para pihak, kecakapan para pihak, suatu hal tertentu, serta  sebab yang halal. Pelindungan hukum bagi pasien yang melakukan tindakan kateterisasi jantung di RSUP Dr. Sardjito terdiri atas perlindungan hukum preventif serta pelindungan hukum represif. Pelindungan hukum preventif dapat ditemukan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta formulir informed consent. Sedangkan, pelindungan hukum represif yang dapat ditempuh oleh pasien yakni dengan melakukan pengaduan kepada RSUP Dr. Sardjito, pengaduan kepada Majelis Disiplin Profesi, mengajukan upaya non litigasi, serta upaya litigasi. 

This legal research aims to examine and analyse the implementation of cardiac cathetherization agreement between Dr. Sardjito general Hospital Yogyakarta and the patients, as well as the legal protection for those patients in their enforcement and to identify the forms of legal protection.

This legal writing was conducted using a normative-empirical method that combines library research with field research. The technique used in library research involves examining references derived from secondary data, while field research was conducted through interview methods with respondents based on interview guidelines. The data analysis method used in this research is qualitative analysis method. Which includes the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions.

 Based on the research that has been conducted, it can be concluded that the implementation of therapeutic agreements for cardiac catheterization procedures at RSUP Dr. Sardjito has fulfilled the legal requirements for valid contracts as stipulated in Article 1320 of the Civil Code, namely the agreement of the parties, the capacity of the parties, a specific matter, and a lawful cause. Legal protection for patients undergoing cardiac catheterization procedures at RSUP Dr. Sardjito consists of preventive legal protection and repressive legal protection. Preventive legal protection can be found in Law Number 17 of 2023 on Health and informed consent forms. Meanwhile, repressive legal protection that can be pursued by patients includes filing complaints to RSUP Dr. Sardjito, filing complaints to the Professional Disciplinary Council, pursuing non-litigation measures, and litigation measure.

Kata Kunci : Perjanjian Terapeutik, informed consent, pelindungan hukum, kateterisasi jantung

  1. S1-2025-480147-abstract.pdf  
  2. S1-2025-480147-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-480147-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-480147-title.pdf