Laporkan Masalah

Analisis Kontribusi Bank Pembangunan Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sumatera Barat

Zenobia Rahmadani, Mohammad Isnaini Sadali, S.Si., M.Sc.

2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator yang berperan penting dalam mengukur kemandirian fiskal daerah. Salah satu sumber PAD yaitu hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan diperoleh dari pengelolaan kekayaan daerah selain APBD, termasuk dividen atas penyertaan modal pada BUMD. BPD Provinsi Sumatera Barat merupakan BUMD yang mampu memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan PAD Provinsi Sumatera Barat jika dibandingkan dengan BUMD lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) Menganalisis distribusi spasial kontribusi BPD Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung peningkatan PAD di Provinsi Sumatera Barat; (2) Mengindentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan dinamika kontribusi BPD terhadap PAD di Provinsi Sumatera Barat; dan (3) Merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan peran BPD dalam mendukung peningkatan PAD di Provinsi Sumatera Barat. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah mix method dengan strategi eksplanatoris sekuensial. Data kuantitatif berupa PAD Provinsi Sumatera Barat serta dividen BPD Provinsi Sumatera Barat diolah dan dianalisis menggunakan analisis kontribusi dan disajikan dalam bentuk tabel hasil perhitungan, grafik, peta, dan deskriptif kuantitatif. Selanjutnya data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang didasari oleh hasil analisis data kuantitatif sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kontribusi yang diberikan BPD Provinsi Sumatera Barat terhadap PAD Provinsi Sumatera Barat selama tahun 2020-2024 masih diklasifikasikan sangat kurang meskipun mengalami tren peningkatan. Hal ini juga terjadi di mayoritas kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan hasil Analisis SWOT yang dilakukan dapat diketahui faktor internal dan eksternal yang menyebabkan hal dinamika ini berupa akselerasi digital, tata kelola manajemen, produk dan layanan, perekonomian daerah, kondisi daerah, iklim persaingan, serta tantangan pengaturan, pengawasan, dan perizinan. Kemudian dapat dirumuskan strategi yang tepat guna meningkatkan peran BPD ini menggunakan Analisis EFAS-IFAS hingga menghasilkan strategi berupa penguatan struktur dan keunggulan BPD, peningkatan layanan dan transformasi digital bank, penguatan peran dan sinergi dengan pemerintah daerah, serta penguatan perizinan, pengaturan, dan pengawasan BPD.

Local Own-Source Revenue (PAD) plays a crucial role in measuring a region’s fiscal independence. One source of PAD is the result of the segregated regional assets management, which are derived from the management of regional wealth outside of the local government budget (APBD), including dividends from local government owned enterprise (BUMD). Among other BUMD in West Sumatera Province, the Regional Development Bank (BPD) of West Sumatera contributes the most to PAD of West Sumatera Province. This study aims to: (1) Analyze the spatial distribution of BPD’s contribution to PAD in West Sumatera Province; (2) Identify the factors that influence the dynamics of BPD’s contribution to PAD in West Sumatera Province; and (3) Formulate strategies to enhance BPD’s role in supporting PAD improvement in West Sumatera Province. This study uses a mixed-method approach with an explanatory sequential strategy. Quantitative data, including PAD of West Sumatera Province and BPD dividends were analyzed using contribution analysis and presented in tables, graphs, maps, and quantitative descriptions. Subsequently, qualitative data were collected through in-depth interviews based on the results of the prior quantitative analysis. The findings show that, in general, BPD’s contribution to PAD in West Sumatera Province during 2020-2024 is still classified as very low, although it shows an increasing trend. A similar pattern is observed in most regencies/cities within the province. Based on the SWOT Analysis, the dynamics are influenced by internal and external factors such as digital acceleration, management governance, products and services, regional economic conditions, regional conditions, competition, and regulatory challenges. Accordingly, strategic recommendations to strengthen the role of the BPD were formulated through EFAS-IFAS Analysis, resulting some strategies such as strengthening BPD’s structure and competitiveness, enhancing services and digital transformation, reinforcing its role and synergy with local governments, and improving regulatory compliance, supervision, and licensing processes.

Kata Kunci : Kontribusi, Bank Pembangunan Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Provinsi Sumatera Barat/Contribution, Regional Development Bank, Local Own-Source Revenue, West Sumatera Province

  1. S1-2025-473112-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473112-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473112-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473112-title.pdf