EFEK EKSTRAK Chaetomorpha vieillardii SEBAGAI ADITIF PAKAN TERHADAP PARASIT CACING LAMBUNG Haemonchus contortus DAN PEMANFAATAN NUTRIEN DOMBA EKOR TIPIS BETINA
Prasetyo, Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Makroalga merupakan sumber daya hayati pesisir yang kaya senyawa bioaktif, salah satunya Chaetomorpha vieillardii yang mengandung metabolit sekunder berpotensi sebagai anti parasit alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek ekstrak Chaetomorpha vieillardii sebagai aditif pakan terhadap parasit Haemonchus contortus dan pemanfaatan nutrien pada domba ekor tipis betina. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan 12 ekor domba ekor tipis betina dengan umur 8-12 bulan (gigi seri belum berganti), rerata berat badan 11,86 ± 1,59 kg dan terinfeksi parasit Haemonchus contortus. Ternak ditempatkan dalam 4 perlakuan aditif pakan yaitu P0, P2, P1 dan Palb, dengan pemberian seminggu sekali. Perlakuan P0 tanpa pemberian aditif pakan sebagai kontrol negatif. Perlakuan P1 diberikan ekstrak Chaetomorpha vieillardii sebanyak 10 mg/kg bobot badan. Perlakuan P2 diberikan ekstrak Chaetomorpha vieillardii sebanyak 20 mg/kg bobot badan. Perlakuan Palb diberikan albendazole sebanyak 5 mg/kg bobot badan sebagai kontrol positif. Parameter yang diamati jumlah telur cacing Haemonchus contortus, konsumsi pakan, kecernaan pakan, koefisien cerna, pertumbuhan berat badan harian dan konversi pakan Hasil penelitian menunjukan bahwa P1 berhasil meningkatkan pemanfaatan nutrien (P < 0>Haemonchus contortus tidak menunjukkan perbedaan (P > 0,05). Sementara itu, P2 menunjukkan hasil yang lebih optimal, dengan penurunan jumlah telur cacing sebesar 97,26 ?n pemanfaatan nutrien yang lebih tinggi (P < 0>Chaetomorpha vieillardii dapat menjadi aditif pakan yang mampu menurunkan parasit cacing Haemonchus contortus dan meningkatkan pemanfaatan nutrien pada domba ekor tipis betina.
Macroalgae are coastal biological resources rich in bioactive compounds, one of which is Chaetomorpha vieillardii, containing secondary metabolites with potential as natural antiparasitic agents. This study aimed to determine the effect of Chaetomorpha vieillardii extract as a feed additive on Haemonchus contortus parasites and nutrient utilization in female Thin-Tail sheep. The study was conducted using 12 female Thin-Tail sheep aged 8–12 months (with unexchanged incisors), with an average body weight of 11.86 ± 1.59 kg and naturally infected with Haemonchus contortus parasites. The animals were assigned to four feed additive treatments: P0, P1, P2, and Palb, administered once a week. Treatment P0 received no feed additive and served as the negative control. Treatment P1 was given Chaetomorpha vieillardii extract at a dose of 10 mg/kg body weight. Treatment P2 was given Chaetomorpha vieillardii extract at a dose of 20 mg/kg body weight. Treatment Palb was given albendazole at a dose of 5 mg/kg body weight as the positive control. The observed parameters included the number of Haemonchus contortus eggs, feed intake, feed digestibility, digestibility coefficient, average daily gain, and feed conversion ratio. The results showed that P1 significantly improved nutrient utilization (P < 0>Haemonchus contortus egg count was not significant (P > 0.05). Meanwhile, P2 demonstrated the most optimal results, with a 97.26% reduction in egg count and higher nutrient utilization (P < 0>Chaetomorpha vieillardii extract can serve as a feed additive capable of reducing Haemonchus contortus parasitic infections and enhancing nutrient utilization in female Thin-Tail sheep.
Kata Kunci : Chaetomorpha vieillardii, Haemonchus contortus, Nutrient utilization