Amerika Serikat Dalam Revolusi Arab Spring Di Mesir Dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis
ALVIN DERMAWAN SUKARDI, Prof. Dr Syamsul Hadi, S.U., M.A.; Dr. Aris Munandar, S.S., M.Hum
2025 | Disertasi | DOKTOR PENGKAJIAN AMERIKA
Revolusi Arab Spring yang meletus pada awal 2011 di berbagai negara Timur Tengah dan Afrika Utara, termasuk Mesir, memicu berbagai perubahan penting dalam bidang politik di Mesir. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengeksplorasi wacana keterlibatan Amerika dalam revolusi Arab Spring di Mesir, (2) mengidentifikasi keberhasilan atau kegagalan keterlibatan Amerika dalam sistem demokrasi di Mesir, (3) menemukan kontestasi relasi kuasa antara wacana Amerika Serikat dan sosiokultural Mesir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, untuk memahami peristiwa yang dialami oleh peneliti seperti persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain, dengan menggunakan metode penelahaan dokumen yang masuk dalam ranah studi pustaka, untuk mengumpulkan data dan informasi dari berbagai literatur, baik berupa buku, artikel jurnal, maupun dokumen, menjadikan penelitian ini dilakukan secara induktif. Objek penelitian dibedakan menjadi dua jenis, yaitu objek material dan objek formal. Objek material mengacu pada wilayah atau bidang yang dijadikan fokus kajian berupa pidato-pidato pejabat resmi Amerika Serikat pada terjadinya peristiwa pergolakan politik di Mesir, dan objek formal berupa wacana Amerika dalam peristiwa Arab Spring dengan mengunakan teori Analisis Wacana Kritis Fairclough.
Hasil penelitian tentang keterlibatan Amerika Serikat dalam peristiwa Arab Spring di Mesir menemukan bahwa: (1) Amerika Serikat menggunakan retorika bahwa aspirasi rakyat Mesir merupakan sikap demokrasi dan simbol kekuatan moral dunia, (2) Amerika Serikat lebih mengedepankan stabilitas kawasan Timur Tengah sebagai kepentingan strategis, (3) Amerika Serikat menggunakan simbol-simbol yang memiliki makna imperialisme simbolik untuk menggantikan sikap hegemoniknya. Pidato-pidato pejabat pemerintahan Amerika Serikat dalam memandang pergolakan politk di Mesir memiliki fungsi struktural dan bersifat tidak netral. Bahasa yang digunakan bukan hanya untuk menjelaskan tetapi juga berperan menentukan arah, cara, dan bentuk perubahan yang ada Mesir sesuai dengan yang diinginkan oleh Amerika Serikat
The Arab Spring revolutions that erupted in early 2011 in various Middle Eastern and North African countries, including Egypt, triggered important political changes in Egypt. This research aims to (1) explore American discourse in the Arab Spring revolution in Egypt, (2) identify American involvement in the Arab Spring wave in Egypt, and (3) find the contestation of power relations between the discourse of the United States and Egyptian socioculture.
This research uses a qualitative approach to understand the event experienced by researchers, such as perceptions, motivations, actions, and others, using document review methods under the realm of library research, to collect data and information from various literatures, both in the form of books, journal articles, and documents, making this research conducted inductively. Research objects can be divided into two types, namely material objects and formal objects. The material object refers to the area of a field that is the focus of the study in the form of speeches of United States officials at the occurrence of political upheaval in Egypt, and the formal object is the American discourse in the Arab Spring event, using Fairclough’s Critical Discourse Analysis theory.
The results of research on the involvement of the United States in the Arab Spring events in Egypt found that: (1) the United States uses the rhetoric of democracy and a symbol of the world’s moral strength, (2) the United States prioritizes the stability of the Middle East region as a strategic interest, (3) the United States uses symbols that have symbolic imperialism meaning to replace its hegemonic attitude. The speeches of US government officials in viewing the political upheaval in Egypt have a structural function and are not neutral. The language used is not only to explain, but also plays a role in determining the direction, manner, and form of change in Egypt in accordance with what the United States wants.
Kata Kunci : Arab Spring, Amerika Serikat, wacana, demokrasi, hak asasi manusia, Mesir, dan analisis wacana kritis