Pengaruh perubahan luas panen padi terhadap produksi padi di kab. Sleman th.1988-1998
Forry Sulistyorini, Prof. Dr. A.J. Suhardjo, M.A.; Drs. Joko Christanto, M.Sc.
1999 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPerkembangan jumlah penduduk dan terbatasnya sumberdaya alam, terutama langkanya lahan sebagai akibat dari tuntutan kebutuhan lahan untuk berbagai pembangunan fisik, mengakibatkan semakin sempitnya lahan pertanian. Kenyataan seperti ini merupakan masalah yang dihadapi oleh hampir setiap daerah. Lahan pertanian yang tersedia terutama sawah telah banyak di konversi untuk pembangunan fisik. Konversi lahan sawah tersebut akan berpengaruh pada berkurangnya luas panen, hal ini karena akibat dari luas tanam menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luas panen padi tahun 1988 sampai dengan tahun 1998 serta pengaruhnya terhadap menurunnya produksi padi di Kahupaten Dati II Sleman. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik korelasi tata-jenjang dari analisis "Spearman Rank Order Correlation" untuk mengetahui pengaruh perubahan luas panen terhadap penhahan produksi padi di Kabupaten Dati II Sleman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara tahun 1988-1998 terjadi pengurangan luas panen padi sebesar 5.319 Ha. Wilayah yang mengalami pengurangan luas panen padi paling banyak adalah wilayah tengah yaitu terdiri dari Kecamatan Mlati, Ngaglik, Sleman, Tempel, Turi, dan Pakern. Hal ini karena kecamatan-kecamatan tersebut letaknya dekat dengan Kota Yogyakarta sehingga banyak terjadi perubahan penggunaan lahan pertanian ke lahan non pertanian seperti di Kecamatan Mlati, Ngaglik, Sleman, Pakem serta adanya alih bidang usahatani seperti di Kecamatan Tempel, Turi. Kecamatan yang paling banyak terjadi pengurangan luas panen padi adalah Kecamatan Berbah. Pada tahun 1988- 1998 pengurangan produksi padi sebesar 31.794 ton dan Kecamatan Berbah mengalami pengurangan produksi padi yang paling tinggi. Hasil analisis didapatkan bahwa secara signifikan ada kaitan erat atau pengaruh kuat antara perubahan luas panen terhadap perubahan produksi padi, sehingga bila pengurangan luas panen padi dibiarkan terus menerus maka akan dapat mengancam kestabilan pangan dalam hal itti beras di masa yang akan datang bagi Kabupaten Dati II Sleman khususnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta umumya.
-
Kata Kunci : Produksi padi, Panen Padi, Sleman,DIY