Penerapan Inversi Impedansi Akustik Model Based dan Analisis Multiatribut untuk Penentuan Karakter Reservoir: Studi Kasus Lapangan "P" Cekungan Sumatra Tengah
Enggar Reksi Wardhani, Dr. Eddy Hartantyo, M.Si.;Pikek Rolianti Nasution, S.Si.
2025 | Skripsi | GEOFISIKA
Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak serta gas bumi secara masif difokuskan pada wilayah cekungan sedimen, salah satunya pada Cekungan Sumatra Tengah. Cekungan ini memiliki sistem petroleum yang kompleks sehingga menjadikan wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan sumber daya hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan karakteristik reservoir di Lapangan “P” yang berada dalam Cekungan Sumatra Tengah dengan menggunakan metode inversi impedansi akustik model based dan pendekatan analisis multiatribut seismik. Melalui inversi impedansi model based, diperoleh model distribusi impedansi akustik yang mencerminkan kondisi fisis batuan bawah permukaan yang didapatkan dari estimasi model awal. Sementara pendekatan multiatribut dilakukan untuk membangun model prediksi porositas berdasarkan atribut-atribut seismik yang memiliki korelasi signifikan terhadap data log sumur. Hasil analisis menunjukkan bahwa zona dengan impedansi akustik rendah berkaitan erat dengan porositas tinggi, yang mengindikasikan potensi keberadaan zona reservoir yang baik. Nilai impedansi yang diperoleh dari hasil inversi model based pada area yang diduga sebagai zona reservoir berada pada kisaran 24.700–25.000 (ft/s)(g/cc), 26.000–26.800 (ft/s)(g/cc), dan 27.500–28.000 (ft/s)(g/cc). Estimasi nilai porositas pada Formasi Menggala di Lapangan “P” berada dalam rentang 13,4% hingga 19,71% yang termasuk dalam kategori reservoir berkualitas baik. Model porositas yang telah diperoleh akan divisualisasikan dalam bentuk peta persebaran untuk menunjang pengambilan keputusan dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan. Integrasi metode inversi impedansi dan analisis multiatribut terbukti memberikan peningkatan signifikan dalam ketelitian interpretasi bawah permukaan serta menyajikan data kuantitatif yang bernilai dalam analisis karakteristik reservoir.
Oil
and gas exploration and production activities are increasingly concentrated in
sedimentary basins, including the Central Sumatra Basin. This basin hosts a
complex petroleum system, making it a highly prospective region for hydrocarbon
resource development. This study aims to identify and map reservoir characteristics
in Field “P,” located within the Central Sumatra Basin, by applying model based
acoustic impedance inversion and seismic multiattribute analysis. The model based
inversion technique is employed to generate an acoustic impedance distribution
model that reflects the physical properties of the subsurface, derived from an
initial geological velocity model. In parallel, multiattribute analysis is
conducted to construct a porosity prediction model using seismic attributes
that exhibit strong correlations with well log data. The analysis reveals that
zones with low acoustic impedance are closely associated with high porosity
values, indicating the presence of favorable reservoir zones. The inverted
impedance values in areas interpreted as potential reservoirs fall within the
ranges of 24,700–25,000
(ft/s)(g/cc), 26,000–26,800 (ft/s)(g/cc), and 27,500–28,000 (ft/s)(g/cc). Porosity
estimates for the Menggala Formation in Field “P” range from 13.4% to 19.71%, classifying the
formation as a good quality reservoir. The resulting porosity model is
visualized as a spatial distribution map to support technical decision-making
in future exploration and field development efforts. The integration of
acoustic impedance inversion with multiattribute seismic analysis has proven
effective in enhancing the accuracy of subsurface interpretation and provides
valuable quantitative insights for reservoir characterization.
Kata Kunci : inversi seismik, model based, seismik multiatribut, karakteristik reservoir