Kajian Agihan permukiman kumuh melalui interpretasi foto udara pankromatik hitam putih dan sistem informasi geografis di kodya Magelang
Farida Kurniawati, Drs. Goenadi; Drs. R. Suharyadi, M.Sc.
1997 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelilian ini dilaksanakan di Kotamadya Magelang, tujuan utama dari penelitian adalah (1) memetalcan agihan permulciman kumuh di Kotamadya Magelang dengan menggtmalcan sistern informasi geografts (SIG)-, (2) mengkaji pararneter-parameter dominan dalam penentuan daerah permukiman kumuh, berdasarkan interpreta.si foto udara dan kerja lapangan; (3) menguji ketelitian interpretasi foto udara pankromati hitarn putth untuk memperoleh data pengguna.an kthan dan data variabei penentu daerah permukiman kumull Metode yang digtmakan dalam pemetaan agihan permukiman kumuh adalah dengan penginderaan jauh dan analisa data dilakukan dengan metode pengharkatan_ AnaliSis statistac regresi linier berganda chlaksanakan unthic mengetahui variabel-variabel yang dominan dalana mempengaruhi terbentuknya daerah pemmkiman kumuh di Kotamadya Magelang. Foto udara pankromatl hitam putth skala 1.5500 digunakan sebagai sumber data untuk mempemleh data penggunaan lahan dan data vatiabel-variabel terbentuknya daerah kumuh. Ketelitian interpretasi penggunaan lahan sebesar 88,3% dan hasil uji ketelitian variabel penilai permukiman kumuh rata-rata 90%. Vanabel-variabel yang diperoleh dari intapretasi foto udara meliputi: kepadatan rumah, ukuran ntmah, lebar jalan utama, lebar jalan masuk, tata letak dan pola permukiman, lokasi pemmkiman, dan kondisi perrnukaan jaian penghubung_ Variabel yang cliperoleh dari kerja lapangan meliputi: persediaan air, sanitasi, listrilc, keadaan bangunan, aktivitas internal,'permhican lahan dan jarak dari fasihr. as (sek.olah, rumah sakit, pasa.r). Hasil penelitian yang berupa peta agihan permukiman kumuh menunjuldcan bahwa unit linOcungan permulciman di daerah penelitian yang termasuk dalam klits linghmgan permukiman kumuh 17,99 hektar (227%) dan klas linglcungan permulciman agak kumuh 214,04 hektar (27%) daerah-daerah tersebut pada umumnya terietak di tepi sungai atau selolcan. Unit linglcungan yang mempakan daenth per?ukirnan kumuh yaitu Keturahan Kedungsati, Kelurahan Jurangombo dan Kelurahan Tidar. Daerah permukiman kumuh yang bezada di daerah penelitian mempunyai karakteristik sebagai berikut kepadatan nrmah tinggi (>70%), ukuran rumah sedang (60 m2 - 150 m2) hingga kecil (.< 60 m2), lebar jalan penghubung sempit, lokasi jauh dari jalan utama, tata letak dan pola permulchnan tidak teratur, terdapat di lingicar luar ii
-
Kata Kunci : Permukiman kumuh, interpretasi Foto udara pankromatik hitam putih,Sistem informasi geografis,Magelang,Jawa Tengah