Industri rumah tangga anyam-anyaman bambu di desa Sendang Agung kecamatan Minggir kabupaten Sleman Yogyakarta
Fransisca Inita, Prof. Dr. Ida Bagoes Mantra; Drs. R. Rijanta
1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian dilakukan di Dusun Brajan Desa Sendang Agung Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik rumah tangga, pekerja dan usaha anyam-anyaman bambu; untuk mengetahui asset-asset ekonomi rumah tangga yang berhubungan dengan pendapatan anyam-anyaman bambu; mengetahui akumulasi modal usaha dari sumber pendapatan rumah tangga lain. Metode penelitian menggunakan metode sensus, yaitu seluruh rumah tangga yang mempunyai usaha industri anyam-anyaman bambu sebagai responden, terdapat 60 rumah tangga. Analisis data menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara jumlah pekerja bantu dan modal usaha dengan pendapatan anyam-anyaman bambu dan berhubungan negatif dengan luas penguasaan lahan. Hal ini karena pekerja bantu sebagian adalah pekerja keluarga sedangkan modal menentukan skala usaha. Modal usaha anyam-anyaman bambu sebagiari besar merupakan modal sendiri. Modal sendiri ini merupakan modal dari usaha lain, bukan dari pendapatan non bambu. Hal ini terlihat dengan tidak adanya hubungan dari sumber pendapatan rumah tangga lairi dengan pendapatan bambu. Berar-ti tidak ada akumulasi modal usaha dari sumber pendapatan rumah tangga lain. Diantara sumber-sumber pendapatan rumah tangga ternyata peranan industri anyam-anyaman bambu sangat besar dalam mengeluarkan penduduk dari kategori miskin dan dalam hal pemerataan pendapatan. Industri anyam-anyaman bambu mengentaskan penduduk. Hal ini karena sumbangan sektor anyam-anyaman bambu lebih besar dari sektor lain.
-
Kata Kunci : Industri rumah tangga anyaman bambu, Industri anyaman bambu, Minggir, Sleman,DIY