Laporkan Masalah

Pengaruh cara pengairan terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi

SINGNGAM, Khamphone, Dr.Ir. Didik Indradewa

2004 | Tesis | S2 Agronomi

Suatu penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh cara pengairan terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas padi, telah dilakukan di Rumah Kaca Kebun Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan Pertanian (KP-4) Kalitirto, Berbah, Sleman, dari bulan Maret sampai Juli 2004. Penelitian terdiri atas 4 cara pengairan: sawah (S), dalam parit (P), gogo (G) dan gogorancah (R) sebagai petak utama, dan 3 varietas padi: Danau Gaung (1), Widas (2) dan IR 64 (3) sebagai anak petak, yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok faktorial. Parameter yang digunakan didasarkan pada pertumbuhan dan komponen hasil tanaman, yaitu: tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot segar dan kering tajuk dan akar, luas daun, jumlah malai per rumpun, panjang malai, jumlah biji per malai, berat 100 biji, bobot kering biji per rumpun, gabah hampa, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan nisbi, bobot daun khas, nisbah akar tajuk dan indeks panen. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada aras 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pengairan dalam parit menghasilkan pertumbuhan yang terbaik dilihat dari bobot total tanaman per rumpun, terutama pada varietas Danau Gaung dan IR 64 sebesar 49,53 g/rumpun dan 53,04 g/rumpun, sedangkan varietas Widas cara pengairan dalam parit tidak berbeda nyata dengan cara gogorancah, dan cara pengairan dalam parit juga menghasilkan berat kering biji per rumpun tertinggi, terutama pada varietas Widas dan IR 64 sebesar 22,09 g/rumpun dan 21,80 g/rumpun

A research aimed to know the effect of watering technique on growth and yield of three rice varieties, had been conducted at the greenhouse of Agricultural Training, Research, and Development Station (KP-4), Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta, from March to July 2004. The research consisted of 4 watering techniques: flooding (S), furrowing (P), Intermittent condition or water supplied at irregular intervals (R) and Up-land rice condition (G) as main plots, and three rice varieties: Danau Gaung (1), Widas (2) and IR 64 (3) as sub plots arranged in a factorial completely randomized block design. Parameters observed on growth and yield component of plant: plant height, tiller number, fresh and dry matter of shoots and roots, leaf area, panicle number of each stool, panicle length, grain number of each panicle, 100 grain weight, grain dry matter of each stool, empty grain, net assimilation rate, relative growth rate, specific matter of leaf, shoot-root ratio, and harvest index. Data was analyzed by analysis of variance which was continued with Duncan`s Multiple Range Test at the level of 5% if showing significant difference. The results showed that furrowing watering techniques gave the plant growth well. It has seen in dry matter of plant total per hill, especially, on Danau Gaung and IR 64 varieties, which each variety is 49, 59 g/hill and 53, 04 g/hill, while on furrowing watering techniques is not significant to intermittent watering techniques on Widas variety. Therefore, on furrowing watering techniques also gave the highest yield, especially, on Widas and IR 64 varieties were 22,09 g/hill and 21,80 g/hill.

Kata Kunci : Tanaman Padi,Pengairan,Pertumbuhan dan Hasil, watering technique, rice variety, growth, yield


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.