Stroke Risk Screening in the Population of Sumberadi using Stroke Risk Scorecard
Fathina Meirizka, dr. Harik Firman T., Ph.D, Sp.PD ; dr. Imam Manggalya A., Sp.PD, Ph.D ; dr. Vita Yanti Anggraeni, Sp.PD, M.Sc., Sp.JP, Ph.D
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang: Salah satu target dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ketiga adalah menurunkan prevalensi penyakit tidak menular (PTM). Di Indonesia, PTM merupakan penyebab utama kematian, dengan penyakit kardiovaskular sebagai penyumbang terbesar. Stroke, yang merupakan salah satu bentuk utama penyakit kardiovaskular, masih menjadi beban kesehatan yang signifikan di Indonesia. Penilaian terhadap faktor risiko individu sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini. Stroke Risk Scorecard merupakan alat yang dapat digunakan untuk menilai dan menyaring faktor risiko stroke. Klasifikasi risiko ditentukan melalui skrining yang dilakukan di Posbindu, berdasarkan parameter seperti usia, tekanan darah, kadar kolesterol, kadar gula darah, status fibrilasi atrium, riwayat stroke, serta gaya hidup. Hasil penilaian tersebut dicatat dalam scorecard untuk mengelompokkan tingkat risiko stroke menjadi tiga kategori: risiko tinggi, perlu waspada, dan risiko rendah. Temuan ini dapat membantu mengidentifikasi individu yang memiliki tanda peringatan risiko stroke serta menjadi strategi dalam menurunkan prevalensi stroke melalui upaya pencegahan dan pengelolaan berbasis populasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai stratifikasi risiko stroke pada populasi Sumberadi menggunakan Stroke Risk Scorecard.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan melalui skrining faktor risiko stroke pada penduduk Sumberadi berusia 40–75 tahun. Skrining dilakukan oleh kader Posbindu menggunakan Stroke Risk Scorecard. Faktor risiko yang diukur meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, kadar gula darah, dan indeks massa tubuh (IMT), dengan menggunakan alat yang sesuai dengan standar kesehatan di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan oleh kader Posbindu dengan dukungan tim peneliti. Data faktor risiko dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk tabel deskriptif.
Kata Kunci: Stroke; Stroke Risk Scorecard; Faktor Risiko; Skrining; Populasi.
Background: One of the targets of the third Sustainable Development Goal is to reduce the prevalence of non-communicable diseases (NCDs). In Indonesia, NCDs are the leading cause of death, with cardiovascular diseases at the top. Stroke, a major form of cardiovascular disease, remains a significant health burden in the country. Assessing individual risk factors is essential for early intervention and prevention efforts. The Stroke Risk Scorecard is a tool that can be used for screening and evaluating stroke risk factors. Risk classification is determined through screening conducted at Posbindu, based on parameters such as age, blood pressure, cholesterol, blood sugar, atrial fibrillation status, history of stroke, and lifestyle. These results are recorded in the scorecard to stratify stroke risk into three categories: high risk, caution, and low risk. The findings can help identify individuals with warning signs of stroke risk and serve as a strategy to reduce stroke prevalence through population-based prevention and management.
Objective: This study aims to assess stroke risk stratification in the Sumberadi population using the Stroke Risk Scorecard.
Methods: This descriptive study was conducted through stroke risk factor screening among residents of Sumberadi aged 40-75 years. Screening was carried out by Posbindu cadres using the Stroke Risk Scorecard. Measured risk factors included blood pressure, cholesterol, blood sugar, and body mass index (BMI), using instruments that comply with Indonesian health standards. Data collection was performed by Posbindu cadres with support from the research team. The risk factor data were analysed univariately and presented in descriptive tables.
Keywords: Stroke ; Stroke Risk Scorecard ; Risk Factors ; Screening ; Population.
Kata Kunci : Stroke, Stroke Risk Scorecard, Risk Factors, Screening, Population