Pengembangan Spektrofotometer Portabel Berbasis Sensor OPT101 Untuk Pemantauan Kadar Amonia Pada Tambak Udang Vaname
Raihan Zaenal Mutakin, Tri Wahyu Supardi, S.Si., M.Cs
2025 | Skripsi | ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI
Kualitas air merupakan faktor krusial dalam budidaya udang vaname,
terutama kandungan amonia terlarut yang berlebihan dapat menyebabkan stres
dan menurunkan produktivitas udang. Salah satu metode yang akurat untuk
mengukur kadar amonia adalah metode spektrofotometri. Namun, penggunaan
spektrofotometer konvensional umumnya terbatas di laboratorium karena
ukurannya yang besar dan tidak portabel, sehingga kurang efisien untuk
pemantauan langsung di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan spektrofotometer portabel berbasis sensor OPT101 yang
dapat digunakan untuk mendeteksi kadar amonia terlarut dalam air tambak
secara langsung dan berkala.
Perangkat yang dirancang menggunakan sistem optik dengan kisi
difraksi, lensa, cermin, dan motor stepper sebagai skema pemisahan cahaya
(monokromator), lampu halogen sebagai sumber cahaya, sensor OPT101
sebagai detektor intensitas cahaya, dan mikrokontroler ESP32 sebagai
pengendali utama. Sistem ini dilengkapi dengan metode Kalman Filter untuk
menyaring fluktuasi data pengukuran. Serangkaian pengukuran dilakukan
menggunakan larutan standar amonia dengan rentang 0,1–0,8 ppm untuk
menentukan hubungan antara konsentrasi dan absorbansi terukur. Hasilnya
menunjukkan hubungan linier yang kemudian dirumuskan dalam bentuk
persamaan regresi untuk estimasi konsentrasi amonia. Persamaan tersebut juga
digunakan untuk menguji performa sistem dalam pengukuran konsentrasi
amonia.
Diperoleh nilai Mean Relative Error (MRE) sebesar 13?n rata-rata
akurasi sebesar 87%. Meskipun akurasi menurun pada konsentrasi di bawah
0,5 ppm, sistem tetap mampu memberikan pengukuran yang konsisten dan
dapat digunakan. Pengembangan ini merupakan langkah awal menuju alat
pemantauan kualitas air yang real-time, efisien, dan terjangkau untuk
kebutuhan akuakultur.
Water quality plays a critical role in vannamei shrimp farming, especially
regarding high levels of dissolved ammonia, which can cause stress and reduce
shrimp productivity. Spectrophotometry is one of the most accurate methods
for measuring ammonia concentration. However, conventional
spectrophotometers are typically limited to laboratory use due to their large size
and lack of portability, making them inefficient for direct field monitoring. This
study aims to develop a portable spectrophotometer based on the OPT101 light
sensor that can be used to detect dissolved ammonia concentrations in shrimp
ponds directly and periodically.
The device is built using an optical system consisting of a diffraction
grating, lenses, mirrors, and a stepper motor as a monochromator mechanism,
a halogen lamp as the light source, an OPT101 sensor as the light intensity
detector, and an ESP32 microcontroller as the main controller. A Kalman Filter
is implemented to reduce noise in the measurement data. A series of
measurements were conducted using standard ammonia solutions ranging from
0.1 to 0.8 ppm to establish a linear relationship between concentration and
absorbance. The resulting regression equation was used to estimate ammonia
concentration and evaluate system performance.
The developed system achieved a Mean Relative Error (MRE) of 13%
with an average accuracy of 87%. Although the accuracy decreased slightly at
concentrations below 0.5 ppm, the device still produced consistent and usable
results. This development represents a step forward in creating a real-time,
efficient, and affordable water quality monitoring solution for aquaculture
applications.
Kata Kunci : Spektrofotometer, Sensor, OPT101, Amonia, Tambak Udang, Akuakultur, Kalman Filter, Monokromator