Laporkan Masalah

How Can Barata Indonesia Resolve the Amount Discrepancies Between SAP Information System and Separate Data Forms or Worksheets

Kevin Rayhan Pratomo, Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Studi ini merupakan sebuah karya tulis yang dibuat dari kegiatan magang selama 4 bulan di PT Barata Indonesia (Persero), sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara di bidang manufaktur, terkhusus dalam Divisi Keuangan, Akuntansi dan Manajemen Risiko. Kegiatan magang ini berfokus pada penanganan permasalahan manajerial berupa perbedaan saldo antara sistem informasi SAP dan lembar kerja data terpisah lainnya dalam operasional perusahaan. Melalui metode observasi dan analisa sistematis, studi ini menemukan penyebab utama permasalahan tersebut ada di permasalahan integrasi data pada awal penerapan sistem informasi, faktor human error, serta keterbatasan pada konfigurasi sistem. 

Dengan menggunakan diagram Fishbone, studi ini mengidentifikasi dan mengategorikan akar penyebab permasalahan manajerial ini. Studi ini juga mengevaluasi langkah-langkah koreksi yang saat ini diterapkan oleh perusahaan. Berdasarkan informasi dan data dimiliki, disusun tiga rekomendasi utama untuk perusahaan. Rekomendasi itu meliputi: Pembuatan Subdivisi baru khusus untuk sistem informasi perusahaan, Pembuatan dan penerapan regulasi baru untuk mengatur transaksi-transaksi yang berkaitan dengan valuta asing, serta pelatihan akuntansi untuk para insinyur SAP perusahaan. Studi ini berupaya menjembatani pengetahuan teoritis penulis dengan praktik akuntansi nyata, dan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan akurasi data dan efisiensi operasional perusahaan. 

This study aims to document a four-month internship at PT Barata Indonesia (Persero), a state-owned heavy manufacturing company, under the Finance, Accounting, and Risk Management Division. The internship focused on the problem of amount discrepancies between the SAP information system and separate data worksheets present in the company’s operations. Through multiple observations and analyses, the main causes were identified as data integration issues at the start of information system implementation, human error, and system configuration limitations.

Using a Fishbone diagram, the study identified and categorized the root causes of the problem. Conducting as well an evaluation towards the company’s existing four-step correction process for the problem. Based on the findings, the study proposes three recommendations which include: establishing a dedicated Information System Subdivision, implementing regulations for foreign exchange transactions, and providing accounting training for SAP engineers. The study aims to bridge the writer’s theoretical knowledge with real-world accounting practices, while also attempting to contribute to better the company’s information system accuracy and operational efficiency. 

Kata Kunci : SAP Information System, Data Discrepancies, ERP Implementation, Accounting Accuracy, Barata Indonesia, BUMN

  1. S1-2025-472912-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472912-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472912-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472912-title.pdf