Depresi Pada Pasien Infertil Di Klinik Ingin Anak "Permata Hati" FK UGM/ RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Wardhana, dr. Moetrarsi SKF, DTM&H, Sp.KJ.; Dra Sumarni, M.Si.
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANDepresi merupakan suatu permasalahan dalam Ilmu Kedokteran Jiwa yang dapat terjadi pada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Depresi menyangkut banyak hal, salah satunya menyangkut kemampuan seseorang untuk mendapatkan anak. Seseoang yang tidak memiliki kemampuan untuk memperoleh anak akan terpengaruh keseimbangan jiwanya yang pada akhirnya membawa orang itu kepada perubahan-perubahan psikososial dan psikopersonal. Mengingat pentingnya untuk mengetahui tentang depresi pada individu infertil tersebut maka diadakan penelitian ini. Subjek dari penelitian ini adalah Pasien yang memeriksakan diri di klinik Ingin Anak “Permata Hati” FK UGM/ RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta antara tanggal 23 September sampai tanggal 8 Oktober 1998. Metode penelitian menggunakan cara non eksperimental (Cross Sectional Survey) dan bersifat deskriptif, dengan variabel meliputi umur, jenis kelamin, lama perkawinan, riwayat penyakit kronis, tekanan dalam pekerjaan, penghayatan peristiwa traumatik berulang, posis dalam keluarga ia dibesarkan. Instrumen yang digunakan untuk mendiagnosis depresi dalam penelitian ini adalah Skala Hamilton untuk depresi yang telah dimodifikasi untuk pasien di Klinik Ingin anak “Permata Hati” FK UGM RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Dari hasil penelitian didapatkan 60 orang responden yang memenuhi syarat, dengan gambaran kelompok yang depresi berjumlah 31 orang (51,67%), sedangkan 29 orang (48,33%) termasuk kelompok yang tidak depresi . Uji statistik dengan Chi Kuadratyang tidak menunjukkan perbedaan bermakna dalam depresi adalah depresi menurut umur (X2=1,05, p>0,05), lama perkawinan (X2=0,02; p>0,05, tingkat pendidikan (X2=0,3; p>0,05), tekanan pekerjaan (X2=0,02; p>0,05), penghayatan peristiwa traumatik (X2=0,0007; p>0,05). Posis dalam keluarga dibesarkan (X2=0,009; p>0,05), sedangkan yang menunjukkan hubungan yang bermakna adalah menurut jenis kelamin (X2=4,7; p<0,05), riwayat penyakit kronis (X2=8,79; p<0,05).
Kata Kunci : Depresi, Inferti