Laporkan Masalah

RESPON 5 KLON Gmelina arborea Roxb . TERHADAP 3 ISOLAT JAMUR Sclerotium rolfsii Sacc PENYEBAB PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG

Emina Nursita, Dr. Ir. H. Moh. Na’iem,M.Agr.; Ir. Sri Rahayu. MP.

2001 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Gmelina arborea Roxb. merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dikembangkan untuk tanaman HTI. Dalam pembuantan HTI, sekarang ini banyak dimanfaatkan pembiakan secara vegetatif untuk menghasilkan tanaman yang seragam dan berproduktifitas tinggi dalam jumlah banyak. Salah satu kelemahan cara pembiakan vegetatif adalah dapat menghasilkan bahan tanaman yang rentan terhadap hama maupun penyakit. Sclerotium rolfsii Sacc. merupakan salah satu patogen penyebab penyakit busuk pangkal batang. Patogen diketahui menyerang Clonal Seed Orchad (CSO) G. arborea umur 3 tahun di PT. Surya Hutani Jaya Tapak Sebulu Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui respon 5 klon G. arborea terhadap 3 isolat jamur S. rolfsii dan untuk mengetahui perkembangan inokulum 3 isolat jamur S. rolfsii pada 5 klon G. arborea. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Kehutanan UGM untuk perbanyakan sklerosium jamur S. rolfsii dan di rumah kaca Fakultas Kehutanan UGM untuk pegujian secara in vivo. Di rumah kaca, penelitian menggunakan Rancangan Percobaan Faktorial dalam Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan berupa klon (5 klon G. arborea ) dan isolat (3 isolat jamur S. rolfsii), dengan 3 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 4 unit sampel (4 semai). Parameter yang diamati adalah perkembangan gejala dan perkembangan jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah 12 hari kategori respon 5 klon G. arborea terhadap 3 isolat jamur S. rolfsii adalah rentan (klon 39, Intensitas Penyakit 74,56%), agak rentan (klon 52, Intensitas Penyakit 62,10%), dan agak moderat (klon 35, 57 dan 34; Intensitas Penyakit 59,94%; 52,46% dan 52,04%). Perkembangan inokulum pada klon yang rentan (klon 39. Perkembangan inokulum 67,75%) cenderung lebih cepat dibandingkan klon yang lainnya (klon 52, 57, 35 dan 34, Perkembangan inokulum 52,54%; 49,78%; 52,48%; dan 44,93%).

Kata Kunci : respon, klon, G. arborea, S. rolfsii, penyakit busuk pangkal batang.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf