HUBUNGAN ANTARA PROPORSI SEL DAN BERAT JENIS KAYU TERHADAP SIFAT PEREKATAN KAYU DALAM RANGKA MEMBUAT KLASIFIKASI PEREKATAN KAYU
Putri Kartikawati, Prof.Dr. Ir. T. A. Prayitno M.For
2001 | Skripsi | S1 KEHUTANAN
Pemanfaatan sumber daya hutan (kayu) dengan menggunakan teknologi perekatan
pada industri pengolahan kayu harus disesuaikan dengan sifat dasar kayu. Kesesuaian
berbagai jenis kayu untuk perekatan merupakan usaha jangka panjang untuk membuat
klasifikasi perekatan kayu-kayu Indonesia. Salah satunya dengan mencari karakter grup I -
V berdasarkan klasifikasi kayu-kayu Amerika dan mengetahui hubungan dan pengaruh
proporsi sel dan berat jenis kayu terhadap keteguhan rekat dan kerusakan kayu (%). Hasil
penelitian ini dapat membantu membuat klasifiksi perekatan kayu. Klasifikasi perekatan kayu
tersebut dapat bermanfaat bagi para pengguna kayu dalarn melakukan proses perekatan
sehingga menjadi lebih cepat, keberhasilannya lebih terjamin dan dapat meningkatkan
rendernen kayt:.
Penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu : metode I : rnenentukan karakter
grup I - V berdasarkan struktur anatomi kayu dan berat jenis kayu,, sedangkan metode II :
mencari hubungan antara proporsi sel dan berat jenis kayu dengan sifat perekatan kayu.
Parameter yang diamati adalah proporsi sel , berat jenis, keteguhan rekat, dan kerusakan
kayu (%). Kayu yang dipakai dalam penelitian adalah kayu Jabon, Meranti Merah, Meranti
Putih, Meranti Kunir.g, dan Keruing. Masing-masing j)arameter dianalisis dengan General
Unier Model dilanjutkan dengan uji Tukey. Analisis regresi tunggal dan berganda digunakan
untuk mengetahui hubungan dan pengc1ruh proporsi sel dan berat jenis kayu terhadap
keteguhan rekat dan kerusai
Kata Kunci : Proporsi Sel, Berat Jenis Kayu, Sifat Perekatan, Klasifikasi