Kecemasan Pada Penderita Diabetes Melitus Di Unit Perawatan Penyakit Dalam RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Mokhamad Arief, Dra. Sumarni, Psi.; dr. Umayah, DAP&E
1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERANMenderita diabetes melitus akan menimbulkan berbagai problem akibat status lama menderita dengan segala faktor yang meyertainya, dapat mempengaruhi tingkat kecemasan penderita. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status lama menderita dengan tingkat kecemasan pada penderita diabetes melitus di unit Perawatan Penyakit Dalam RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta. Penelitian menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan subyek berjumlah 26 orang penderita diabetes melitus yang menjalani rawat inap di Unit Perawatan Penyakit Dalam dan yang menjalani rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada pertengahan bulan Januari 1995. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan instrumen Taylor Manifest Anxiety Scale (T. MAS). Untuk menilai kejujuran subyek digunakan Lie Score dari MMPI. Uji analisis statistik menggunakan uji korelasi dan regresi liner (Pearson’s Coefisient of Corelation). Dari hasil penelitian diperoleh 18 resonden (69,23%)mengalami kecemasan menurut standar Taolor (>34). Dan dari uji korelasi didapatkan adanya hubungan positip antara lama menderita dengan tingkat kecemasan, yaitu kecenderungan semakin meningkatnya kecemasan dengan semakin lamanya menderita diabetes melitus. (r=0,33).
Kata Kunci : Kecemasan, diabetes melitus