Konfigurasi Akuifer Cekungan Air Tanah Tuban dan Cekungan Air Tanah Lasem Provinsi Jawa Tengah - Jawa Timur
Nastiti Listya Prawesti, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Hendrayana, IPU.; Prof. Dr.Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM.
2025 | Skripsi | TEKNIK GEOLOGI
Cekungan Air Tanah Tuban dan Cekungan Air Tanah Lasem merupakan dua CAT bersebelahan yang berada pada perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur sisi utara Pulau Jawa. Penelitian pada kedua CAT ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan hidrogeologi daerah penelitian, bagaimana konfigurasi akuifernya, dan bagaimana perbedaan sistem akuifer pada kedua CAT. Metode yang digunakan berupa analisis data geologi, hidrogeologi air tanah, dan juga penggabungan dengan metode geofisika geolistrik resistivitas satu dimensi. Penelitian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan CAT Tuban disusun oleh batuan endapan pasir, lanau, dan lempung, batugamping masif, dan perselingan batupasir-batugamping dengan kondisi hidrogeologi menunjukkan adanya pengaruh air laut pada sisi utara CAT. CAT Lasem disusun oleh litologi endapan pasir, lanau, dan lempung, andesit, breksi gunung api, batunapal, batulempung lanauan, batugamping napal, perselingan napal-batugamping pasiran, batugamping pasiran, perselingan batupasir-batugamping dengan kondisi hidrogeologi hampir serupa dengan CAT Tuban. Konfigurasi akuifer CAT Tuban menunjukkan adanya dua lapisan akuifer yang menipis ke arah timur dan tebal di sisi barat dengan ketebalan mencapai 150 meter, CAT Lasem memiliki tiga lapisan akuifer menipis ke arah utara dan tebal di sisi tengah CAT dengan ketebalan hanya sekitar 40 meter. Dari perbedaan hidrogeologi dan juga konfigurasi akuifernya dapat disimpulkan bahwa CAT Tuban memiliki kondisi geologi sistem akuifer berupa dataran pesisir dan sistem karst, sedangkan CAT Lasem memiliki sistem gunung api dan sistem dataran pesisir. CAT Tuban memiliki potensi air tanah yang lebih besar daripada CAT Lasem berdasarkan konfigurasi akuifer dan parameter hidrogeologinya.
The Tuban Groundwater Basin and the Lasem Groundwater Basin are two adjacent basins located on the border between Central Java and East Java Provinces, on the northern part of Java Island. This study aims to investigate the geological and hydrogeological conditions of both basins, to determine the aquifer configurations, and to analyze the differences between the aquifer systems in these two basins. The methods applied include geological and hydrogeological data analysis combined with a one-dimensional electrical resistivity geophysical method.The results show that the Tuban Groundwater Basin is composed of sand, silt, and clay deposits, massive limestone, and intercalations of sandstone and limestone. The hydrogeological condition indicates seawater influence in the northern part of the basin. The Lasem Groundwater Basin consists of sand, silt, and clay deposits, andesite, volcanic breccia, marl, silty claystone, marly limestone, intercalations of marl and sandy limestone, sandy limestone, and intercalations of sandstone and limestone. Its hydrogeological condition is generally similar to that of the Tuban Basin. The aquifer configuration in the Tuban Basin shows two aquifer layers that thin towards the east and are thicker in the western part, with a maximum thickness of about 150 meters. The Lasem Basin has three aquifer layers, which thin towards the north and are thicker in the central part of the basin, with a thickness of only about 40 meters. Based on the hydrogeological differences and aquifer configurations, it can be concluded that the Tuban Groundwater Basin is characterized by a coastal plain aquifer system and a karst system, while the Lasem Groundwater Basin is dominated by a volcanic system and a coastal plain system. The Tuban Groundwater Basin has a greater groundwater potential than the Lasem Groundwater Basin based on its aquifer configuration and hydrogeological parameters.
Kata Kunci : air tanah, CAT Lasem, CAT Tuban, konfigurasi sistem akuifer